Liputan6.com, Jakarta - Joey Alexander jadi magnet pemberitaan di ranah musik Indonesia dan dunia. Di usianya yang masih belia, pianis berkacamata ini mencatatkan sejarah baru sebagai musikus Indonesia dan Asia Tenggara pertama yang tampil di ajang Grammy Awards.
Namun tak semua orang menyoroti keberhasilan Joey Alexander tampil di Grammy Awards. Ada pula musikus yang miris dengan pemerintah Indonesia karena pianis berbakat seperti Joey Alexander justru tak diperhatikan di Tanah Air.
"Kalau aku sudah dari dulu support Joey ya. Tapi yang masih disayangkan, selama masih di Indonesia, sepertinya dia kurang mendapat panggung," ucap Dira Sugandi, saat ditemui di kawasan Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2016).
Baca Juga
- Tampil di Grammy, Joey Alexander Banjir Tepuk Tangan Musisi Dunia
- Joey Alexander Membius Panggung Pre Telecast Grammy
- Joey Alexander Membanggakan Walau Gagal Menang Grammy Awards 2016
Advertisement
Dira Sugandi berharap pemerintah dan insan musik di Indonesia lebih memperhatikan talenta-talenta musik berbakat di Tanah Air. "Kalau saya sih akan kasih panggung utama buat dia," Dira Sugandi menambahkan.
Ia mendesak pemerintah agar menjaga talenta musik berbakat Indonesia seperti Joey Alexander agar tak sampai jatuh ke pelukan negara lain.
"Aset-aset kita tuh selalu ujung-ujungnya diakui negara lain. Jangan sampai Joey nanti kecewa dan akhirnya pindah kewarganegaraan. Nanti kita enggak punya lagi musisi berbakat seperti Joey," Dira Sugandi mengakhiri. (Gie/Mer)