Liputan6.com, Jakarta Pelunakan tulang (rakitis) pada anak bisa terjadi bila mereka kekurangan vitamin D, magnesium, fosfor, kalsium, atau gangguan metabolisme. Kondisi ini berpotensi menyebabkan patah tulang dan kelainan bentuk.
Anak-anak Indonesia seharusnya terhindar dari rakitis, mengingat paparan sinar matahari yang berlimpah di tanah air. Tidak seperti bocah-bocah di Inggris, akibat minim paparan sinar matahari, mereka rentan alami pelunakan tulang.
Baca Juga
- Terungkap, Kenapa Sebagian Besar Orang Dewasa Bertubuh Pendek
- Melanoma, Kanker Kulit Akibat Sinar Matahari
- Jangan Takut Sinar Matahari, Rasakan 6 Manfaat Ini
Advertisement
Maka itu The National Institute for Health and Care Excellence (NICE) di Inggris menyarankan perempuan hamil dan balita harus diberikan vitamin D cuma-cuma guna mencegah dari rakitis. Baik itu dalam bentuk pil atau makanan yang kaya vitamin D.
Seperti dikutip dari situs Daily Mail, Selasa (9/2/2016), awalnya NICE tidak menganjurkan masyarakat di sana terlalu sering minum suplemen. Akan tetapi, sinar UV yang benar-benar baik hanya terjadi pada Maret dan Oktober. Rutin mengonsumsi minyak ikan dan telur jadi salah satu alternatif pilihan untuk mendapat asupan vitamin D.
Meningkatnya jumlah orang dewasa dan anak-anak di Inggris kekurangan vitamin D dan berisiko lemah tulang, NICE mendesak kementerian kesehatan setempat mempertimbangkan memberikan suplemen gratis kepada kelompok berisiko rakitis (pelunakan tulang).