Pengakuan Klopp Soal Kerusuhan 'Kecil' di Markas Sunderland

Klopp membantah sudah marah-marah di laga Liverpool vs Sunderland.

oleh Rama DaniDiterbitkan 01 Januari 2016, 23:19 WIB
Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, meminta pasukannya mewaspadai lini serang Leicester City saat berhadapan di Anfield, Sabtu (26/12/2015) malam WIB. (Reuters/Carl Recine)

Liputan6.com, Jakarta Kericuhan kecil sempat terjadi ketika Liverpool menyegel kemenangan atas Sunderlad di partai tutup tahun beberapa hari lalu. Pelatih The Reds, Jurgen Klopp terlibat langsung di dalamnya.

Baca Juga

  • Resolusi Atlet di 2016: Rindu Kompetisi dan Prestasi
  • Deretan Pemain yang Bakal Diboyong Liverpool Januari Nanti
  • Jelang Tahun Baru 2016, Marquez Jahili Fans Lewat Video Palsu

Suasana memanas di babak kedua, khususnya setelah Mamadou Sakho dihantam dengan keras oleh Jerermy Lens. Klopp tak terima dengan aksi itu melakukan protes keras dan mencak-mencak di pinggir lapangan.

Melihat reaksi Klopp, sejumlah pemain di bangku cadangan Sunderland terlihat mulai geregetan. Takut situasi menjadi tak kondusif, polisi yang bertugas langsung meminta mantan pelatih Borussia Dortmund itu bersikap lebih kalem.

Tapi berbicara kepada The Times, ternyata Klopp memiliki pengakuan berbeda tentang sikapnya tersebut. Malah dia menyatakan mencoba menenangkan kubu Sunderland yang mulai emosional.

"Tenang, kalem ... ini hari Natal," pesan tersebut yang menurut Klopp diucapnya buat meredakan amarah sejumlah pemain serta staf The Black Cats.

Pada pertandingan itu Liverpool menang tipis 1-0. Christian Benteke menjadi pahlawan dengan golnya di menit 46.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya