6 Hal yang Wajib Ditunggu di MotoGP 2016

Intip apa saja yang pantas ditunggu pada MotoGP 2016.

oleh Defri SaefullahDiterbitkan 02 Januari 2016, 07:57 WIB
Enam Jagoan di motoGP 2016 (Liputan6.com/Abdillah)

Liputan6.com, Jakarta: Gebyar MotoGP 2016 memang baru dimulai pada 20 Maret 2016 saat seri pertama di Sirkuit Losail Qatar bergulir. Meski begitu, antusiasme pecinta balapan motor untuk menanti aksi jagoan mereka tentu sudah tinggi saat tahun berganti menjadi 2016.

Baca Juga

  • Ada Jasa Eks Kapten MU di Balik Suksesnya Barcelona
  • Gol Messi di Laga ke-500 Bawa Barcelona Lewati Rekor Madrid
  • 3 Pemain yang Bakal Gabung Guardiola ke Man City

Seperti diketahui, MotoGP 2015 menjadi antiklimaks bagi Valentino Rossi, pembalap Yamaha. Menguasai poin sejak seri pertama, Rossi malah tersungkur di seri terakhir MotoGP Valencia pada 8 November lalu.

Maka itu, publik bakal penasaran seperti apa penampilan para pembalap nanti di 2016. Banyak pertanyaan yang muncul soal peluang jagoan-jagoan mereka utamanya fans Rossi, Lorenzo dan Marc Marquez.

Apakah Marquez kembali bisa rebut mahkota juaranya yang hilang? Atau ada perang jilid dua di MotoGP 2016? Berikut enam hal yang mungkin paling ditunggu pecinta MotoGP di 2016 seperti dilansir crash.net:

1.Bagaimana hubungan Valentino Rossi dan Marc Marquez?

Hubungan Rossi dengan Marquez memanas saat MotoGP Malaysia bergulir. Puncaknya terjadi ketika Rossi seperti dengan sengaja jatuhkan Marquez dari lintasan sirkuit Sepang pada tikungan ke-14.

Nah,Pantas dinanti apakah Rossi atau Marquez tetap berselisih atau melupakan begitu saja konflik di 2015?

ilustrasi Rossi tendang Marquez (Grafis: Abdillah/Liputan6.com)

Lanjut Baca:

2. Akhir dari Era Open ClassIni menjadi akhir dari era open class. Open Class dibuat untuk membedakan tim pabrikan dengan tim privat yang masih sulit bersaing. Beberapa kompensasi diberikan untuk tim open class seperti isi tangki bensin yang lebih banyak ketimbang tim pabrikan.Tapi semua itu kini berakhir. Regulasi baru motoGP menetapkan jika semua tim sama dan mewajibkan semua pembalap gunakan satu perangkat elektronik (ECU) di 2016. Sebelumnya, tim pabrikan bebas meracik ECU sendiri kini hal itu sudah dibatasi.Selain itu, pembalap juga harus gunakan ban Michelin sebagai pengganti Bridgestone yang menjadi ban resmi. Yang pasti, grid tak akan dibedakan lagi antara tim pabrikan atau open class.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya