Liputan6.com, Los Angeles - Chris Martin, punggawa band Coldplay tersebut dikabarkan sedang menghadapi tuntutan hukum atas sebuah insiden yang berlangsung awal 2015 di Santa Monica, California, Amerika Serikat.
Seorang paparazzi bernama Richard Terry mengklaim kalau Martin secara sengaja telah menabraknya dengan mobil jip. Terry sedang mencoba mengambil gambar Martin ketika itu.
Baca Juga
- Tak Suka Coldplay? Ini Kata Chris Martin
- Coldplay Pilih Simpanse Gantikan Mereka di Video Baru
- Ada Barack Obama di Lagu Baru Coldplay
Advertisement
Seperti dilansir NME baru-baru ini, Terry menyebut bahwa Chris Martin telah bolak-balik melakukan tindakan kasar kepada awak media hiburan. Situs hiburan TMZ juga menyebutkan kalau insiden tersebut tertangkap kamera seorang fotografer.
Sementara itu, Chris Martin bersama Coldplay baru saja merilis album terbarunya yang bertajuk A Head Full Of Dreams. Kata Martin, mereka juga membuka request lagu dari fansnya dalam tur promosi album mereka di Britania Raya Juni 2016 nanti.
"Yang akan kami lakukan dengan tur ini seperti segmen request. Kami meminta orang untuk memberikan kami alasan kenapa mereka meminta kami untuk memainkan lagu tersebut, jadi ada tujuan dibalik itu," ujar Chris Martin kepada The Sun.
Coldplay akan tampil sebanyak 7 kali di tiga lokasi yaitu Manchester, Glasgow, dan London. (Gul/Rul)