Lompatan Besar Si Mungil Andik Vermansyah di Negeri Jiran

Andik mendapat perpanjangan kontrak di Selangor FA.

oleh Antonius HermantoDiterbitkan 14 Desember 2015, 20:20 WIB
Andik Vermansyah kala berseragam Selangor FA (faselangor.my/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Penyerang asal Indonesia Andik Vermansyah, mengukir sejarah baru bersama Selangor FA. Pemain lincah kelahiran Jember, 23 November 1991 itu ikut memuluskan langkah Red Giant merebut kembali trofi Malaysia Cup. Ini merupakan gelar juara pertama Andik bersama tim dari Negeri Jiran itu.

Selangor FA terakhir kali meraih trofi ini, 10 tahun lalu saat dua pemain pemain asal Indonesia, yakni Bambang Pamungkas dan Ellie Aiboy juga memperkuat tim Merah Kuning. Menariknya, ini menjadi gelar Malaysia Cup ke-33 bagi tim yang bermarkas di Shah Alam Stadium tersebut.

Baca Juga

Meski tidak tampil penuh, Andik mampu memberi warna bagi permainan Selangor FA saat mengalahkan Kedah FA 2-0 di final, Sabtu (12/12). Andik bahkan nyaris mencetak gol pada menit ke-23. Sayang tendangan kerasnya masih melambung tipis di atas mistar gawang Kedah FA.

Bagi Andik, gelar ini terasa spesial. Selain menjadi gelar pertama bersama Selangor FA, Malaysia Cup 2015 juga menjadi trofi bergengsi pertama yang berhasil diraih sepanjang kariernya.

Semasa masih merumput di Indonesia, Andik bermain untuk Persebaya 1927. Akan tetapi performa cemerlang pria kelahiran Jember tersebut tidak mampu menambah koleksi trofi Bajul Ijo.

Berbekal kecepatan yang dimiliki, Andik semakin populer kala bergabung dengan tim nasional Indonesia U-23, 2011. Saat itu Andik bermain di SEA Games di bawah asuhan Rahmad Darmawan.

Andik langsung mencuri perhatian. Tampil sebagai pemain pengganti, Andik yang bermain di posisi sayap ini turut menyumbang satu gol saat Indonesia menang 6-0 atas Kamboja di fase grup.

Akan tetapi Andik belum berhasil menyumbangkan trofi apapun bagi Indonesia. Tercatat ia hanya mampu meraih dua perak bagi Indonesia di ajang SEA Games 2011 dan SEA Games 2013.

Setelah membela Persebaya 1927 di ajang Indonesia Premier League (IPL) pada 2012, akhirnya setuju untuk mengikuti trial bersama klub Amerika Serikat, D.C United dan klub Jepang, Venforet Kofu. Akan tetapi pria berpostur mungil itu belum menemui titik cerah bersama dua klub tersebut.

Lanjut Baca:

Setahun kemudian barulah Andik hijrah ke Malaysia dan memperkuat Selangor FA. Andik dikontrak selama dua tahun dengan bayaran Rp 1,6 Miliar per tahunnya. Sayang di musim pertamanya, Andik lebih banyak menempati bangku cadangan sehingga belum mampu menunjukkan aksinya. Andik belum mendapat kepercayaan dari sang pelatih, Mehmet Durakovic. Debutnya sebagai starter baru dilalui saat bertemu Harimau Muda C di Piala FA Malaysia 2014. Namun Andik hanya bermain hingga ke menit ke-58 sebelum ditarik dan digantikan dengan pemain lain. Gol pertama Andik bersama Selangor FC tercipta saat tim tersebut menang 2-0 lawan Sarawak, 25 Maret 2014. Meski demikian, gol tersebut tidak langsung melambungkan nama Andik. Hingga akhir musim, Andik hanya mampu mengemas dua gol dan Selangor FA finis di posisi runner up.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya