Liputan6.com, Jakarta: Sejumlah organisasi masa Islam, seperti Laskar Jihad dan Front Pembela Islam (FPI), meminta aparat berwenang menindak tegas pelaku peledakan di Gereja Petra, Jakarta Utara. Soalnya, bila ini dibiarkan berlarut-larut, ada kemungkinan kasus tersebut dipolitisir. Demikian permintaan ormas Islam, seperti yang disampaikan Ketua Umum FPI Habib Rizieq Shihab, baru-baru ini, di Jakarta.
Menurut Rizieq, saat ini ada kecenderungan sekelompok orang untuk mempolitisasi peristiwa pengeboman Gereja Petra. Hal ini terjadi karena kasus tersebut dikaitkan dengan maslah konflik di Ambon. "Tujuannya jelas, ingin memojokkan umat Islam," kata Rizieq.
Di mata Rizieq, pengeboman Gereja Petra dilakukan oleh sekelompok orang sebagai upaya memindahkan konflik Ambon ke Ibu Kota [baca: Bom Meledak di Gereja Petra Jakarta Utara ]. Ia meminta, masyarakat tak terprovokasi dalam kasus tersebut. Rizieq juga meminta polisi segera mengusut kasus tersebut dengan tuntas dan transparan.(ULF/Nurul Amin dan Julianus)
Menurut Rizieq, saat ini ada kecenderungan sekelompok orang untuk mempolitisasi peristiwa pengeboman Gereja Petra. Hal ini terjadi karena kasus tersebut dikaitkan dengan maslah konflik di Ambon. "Tujuannya jelas, ingin memojokkan umat Islam," kata Rizieq.
Di mata Rizieq, pengeboman Gereja Petra dilakukan oleh sekelompok orang sebagai upaya memindahkan konflik Ambon ke Ibu Kota [baca: Bom Meledak di Gereja Petra Jakarta Utara ]. Ia meminta, masyarakat tak terprovokasi dalam kasus tersebut. Rizieq juga meminta polisi segera mengusut kasus tersebut dengan tuntas dan transparan.(ULF/Nurul Amin dan Julianus)