Liputan6.com, Malang - Sriwijaya FC (SFC) menilai jadwal tim di fase penyisihan grup Piala Jendral Sudirman tidak ideal. Kendala tersebut membuat persiapan tim menjadi tidak optimal menatap laga selanjutnya karena para pemain masih dilanda keletihan.
Menurut asisten SFC, Hartono Ruslan, masalah itu ikut memiliki andil bagi kekalahan dari tangan tuan rumah, Arema Cronus dengan skor dua gol tanpa balas.
Advertisement
Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi SFC menatap pertandingan kontra Persija Jakarta, pada Rabu (25/11/2015) besok. Asisten pelatih SFC, Hartono Ruslan mengakui minimnya peluang Ferdinand Sinaga Cs lantaran buruknya kebugaran pemain.
"Saya menilai pemain SFC bermain jauh di bawah performa biasanya. Kami sangat sulit bergerak dari tekanan pemain Arema dari lini bertahan maupun menyerang," kata Hartono.
Buruknya kebugaran SFC menurut Hartono ikut disebabkan oleh jadwal pertandingan. SFC hanya mendapat jatah libur selama 3 hari, sedangkan Arema mendapatkan libur sepekan bersua Persipasi Bandung Raya (PBR).
Dari jadwal pertandingan, SFC bakal menghadapi Persija Jakarta pada 25 November atau tiga hari setelah laga kontra Arema. Kemudian, 28 November SFC harus melawan PBR di pertandingan terakhir.
"Kami mengeluhkan masalah jadwal pertandingan. Kami tiga hari sekali main, sedangkan lawan selalu dapat recovery sepekan. Lawan Persija nanti juga seperti itu. Kami kurang bugar dalam setiap pertandingan,” sambung mantan pelatih Persik Kediri tersebut.
Kendati mengalami sekali kekalahan, peluang SFC lolos ke babak selanjutnya masih terbuka dari jalur peringkat 3 terbaik. Finalis Piala Presiden 2015 itu kini menempati peringkat 3 di klasemen grup A mengemas 3 poin. (Rjp/Rco)