Liputan6.com, Madrid - Gelandang Juan Mata mengakui saat ini rekan-rekannya di Tim Nasional Spanyol masih mengalami ketakutan akibat insiden ledakan bom di Prancis.
"Sulit untuk menjelaskan apa yang terjadi. Kami berada dalam kondisi takut. Sayangnya kejadian ini terjadi tidak hanya sekali," ujar Mata kepada Cadena COPE.
"Kami memerlukan dialog yang cukup dan pemahaman untuk melupakan hal ini," sambung pemain Manchester United tersebut.
Baca Juga
- Sentul Butuh Renovasi Satu Tahun untuk Gelar MotoGP
- Teror Paris, Momen Pedih yang Mengubah Timnas Prancis
- Dibayangi Ancaman Teroris, Belgia Vs Spanyol Dibatalkan
Advertisement
Sebuah bom meledak di sekitar Stadion Stade de France, Jumat (13/11) malam, saat Prancis sedang melakukan pertandingan uji coba melawan Jerman. Pada aksi teror tersebut diperkirakan lebih dari 100 nyawa melayang. Ini menjadi cerita kelam di dunia sepak bola.
Menurut jadwal, Spanyol harusnya akan menghadapi Belgia di Stadion Stade Roi Baudouin,Belgia, pada Rabu 18 November 2015 dinihari WIB. Namun pertandingan ini dibatalkan menyusul adanya serangan teroris di Prancis. (Jon/Rco)