Liputan6.com, Los Angeles Selain Punisher dan Daredevil, dua karakter Marvel yang hak ciptanya berhasil direbut oleh Marvel Studios adalah Ghost Rider dan Blade. Keduanya pun hingga kini masih belum mendapat pengembangan sama sekali dari pihak studio.
Meskipun begitu, perlu diketahui bahwa mereka sempat berada di satu tim yang digawangi oleh Doctor Strange, yaitu Midnight Sons. Keduanya muncul bersama di berbagai komik dalam sebuah alur bertema Rise of the Midnight Sons. Tim tersebut muncul pertama kali di komik Ghost Rider Volume 2 yang terbit pada 1992.
Advertisement
Rise of the Midnight Sons sendiri dibentuk setelah munculnya karakter wanita iblis bernama Lilith yang berniat menguasai dunia. Aksinya pun langsung dihadang oleh Midnight Sons. Doctor Strange menjadi sosok yang tak terpisahkan di dalamnya.
Kemunculan Lilith dalam kisah ini bermula dari sebuah visi yang didapat oleh Ghost Rider. Lilith pun memiliki empat orang anak buah keturunannya yang bernaung di bawah nama Lilin. Mereka adalah Pilgrim, Nakota, Meatmarket, dan musuh lama Ghost Rider, Blackout.
Pada akhirnya, seluruh anggota Midnight Sons berhasil menaklukkan Lilith dan meredam ambisi jahatnya dengan menyisakan dendam yang mendalam. Sementara anak-anaknya yang melupakan ibu mereka, melanjutkan kehidupan normal layaknya manusia.
Keunikan Midnight Sons adalah timnya yang terdiri dari gabungan berbagai tim superhero. Dengan kata lain, kelompok ini juga bisa disebut sebagai gabungan dari berbagai tim.
Sebut saja Nightstalkers yang terdiri dari Eric Brooks alias Blade, Frank Drake, dan Hannibal King. Ada juga The Spirits of Vengeance yang berisi tiga Ghost Rider, yaitu generasi kedua Johnny Blaze, generasi ketiga Danny Ketch, dan generasi keempat Michael Badilino alias Vengeance.