"More Than Words" untuk Extreme

Tanah Air kembali diserang musisi <em>bule</em>. Kali ini giliran band lawas Extreme yang unjuk gigi. Bisa dikatakan tiga ribu penonton yang memadati Tennis Indoor terpuaskan.

oleh Liputan6Diterbitkan 16 Desember 2008, 11:54 WIB
Tanah Air kembali diserang musisi bule. Kali ini giliran band lawas Extreme yang unjuk gigi. Grup musik yang digawangi Gary Cherone (vokal), Nuno Bettencourt (gitar), Pat Badger (bass), dan Kevin Figueiredo (drum) ini, menggelar konser pertama mereka di Indonesia. Kelima personel sukses menghibur penonton di Tennis Indor Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (15/12).

Band asal Amerika Serikat ini membuka konser tepat pukul 20.21 WIB lewat tembang Decadence Dance. Penonton rupanya tak asing dengan lagu ini. Mereka ikut bernyanyi sepanjang lagu dari album Pornograffitti itu dimainkan.

Riuh rendah penonton makin menjadi saat Nuno mempertontonkan kelihaiannya memetik dawai gitar. Puncaknya saat Extreme membawakan lagu Stop dari album terbaru mereka. Nuno habis-habisan mencabik gitar. Selama Nuno bermain solo, sang vokalis berakting main baseball dengan stand mic sambil menyapa penonton dengan Bahasa Indonesia.

Penonton seperti dipermainkan. Mereka tak tahu kapan lagu More Than Words yang sangat akrab di telinga penggemar akan dimainkan. Akhirnya tiba saat yang dinanti. Nuno menukar gitar, dan duduk berdampingan dengan Gary membawakan lagu yang meroketkan nama mereka itu. Duet vokalis-gitaris ini disambut penonton dengan histeris.

Empat tembang penutup kemudian melantun. Salah satunya adalah I Want to Break Free milik Queen yang pernah mereka bawakan saat konser Tribute to Freddy Mercury. Band yang hingga kini mengantongi lima album itu lantas pamit pukul 22.40 WIB. Bisa dikatakan tiga ribu penonton yang memadati Tennis Indoor terpuaskan.(Asw)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya