Liputan6.com, Manchester - Manchester United sempat diganggu isu perpecahan antara pemain dan manajer Louis van Gaal. Dikabarkan, sejumlah pemain senior kini berusaha menentang Van Gaal kerena pola kepelatihannya dianggap terlalu ketat dan memaksa.
Salah satu pemain yang sempat mengkhawatirkan keberadaan Van Gaal adalah Marcos Rojo. Bek asal Argentina itu, mengaku Van Gaal adalah sosok yang baik. Rojo menilai Van Gaal memiliki kepribadian yang kuat, dan ia orang yang hebat.
"Ia [Van Gaal] punya wajah menyeramkan. Ia menakutkan pada awalnya, tapi saat Anda mengenalnya dan berhubungan dengan dia sehari-hari, Anda terbiasa,” kata Rojo.
“Ia mendengarkan kami dan bahkan sedikit bisa bahasa Spanyol, jadi ia selalu memanggil saya ke kantornya untuk mengobrol,” imbuh pemain 25 tahun itu.
Rojo juga sempat membantah penjelasan mantan striker Setan Merah Diego Forlan, yang mengklaim Van Gaal tidak pernah menyukai pemain Amerika Selatan.
Rojo menceritakan soal rekannya Antonio Valencia, Radamel Falcao, dan Angel di Maria. Dan, menurutnya Van Gaal memperlakukan mereka sama, tak pernah membeda-bedakan.
“Ia orang baik dan tak membuat perbedaan antara pemain Eropa dan Amerika Selatan. Fakta bahwa ia memiliki hubungan buruk dengan pemain Amerika Selatan hanya perasaan,” pungkas Rojo.(Ian/Ary)
Advertisement