|image=702| Dalam Piala Dunia pertama, 1930, di Uruguay, tidak ada sistem kualifikasi karena pesertanya tidak banyak, cuma 13 negara. FIFA yang bermarkas di Eropa tidak berhasil meyakinkan negara-negara Eropa untuk menyeberangi lautan selama beberapa minggu untuk memeriahkan pagelaran akbar sepakbola dunia pertama itu. Yang bersedia hanya Prancis, Yugoslavia, Romania, dan Belgia. Tim kuat seperti Italia, Jerman, Belanda, Inggris, dan Spanyol tidak bersedia keluar Eropa.
Tuan rumah Uruguay mengundang beberapa negara Amerika Latin untuk berpartisipasi. Tim kuat seperti Argentina dan Brasil bersedia berpartisipasi. Di Montevideo, Uruguay telah membangun sebuah stadion yang megah berkapasitas 95.000 penonton. Hujan lebat membuat pembangunan stadion tertunda dan syukurlah pembangunannya bisa selesai 5 hari menyelang turnamen.
Advertisement
Piala Dunia 1930 dibuka dengan pertandingan Prancis vs Meksiko, dan Prancis menang 4-1. Gol pertama Piala Dunia dicetak Lucien Laurent dari Prancis. Namun itulah kemenangan satu-satunya Prancis. Piala Dunia pertama ini sepenuhnya milik Argentina dan Uruguay. Kedua tim tidak pernah kalah selama babak penyisihan grup.
Satu-satunya kekalahan Argentina terjadi di final saat melawan Uruguay. Meski kalah, Argentina menyumbangkan gol terbanyak: 18 gol. Sebagian besar dicetak Guillermo Stabile, Pemain Terbaik Piala Dunia 1930.
Yang mengejutkan adalah Amerika Serikat. Negara ini berhasil meraih posisi ketiga bersama Yugoslavia, namun lebih baik dari selisih gol. Pemainnya, Bert Patenaude merupakan pemain pertama yang mencetak hat-trick di Piala Dunia. Tiga gol dicetaknya dalam pertandingan melawan Paraguay saat penyisihan grup.
Partai Final: Uruguay vs Argentina
Pertandingan final digelar di Stadion Centenario, 30 Juli 1930. Argentina yang dipimpin kapten Manuel Ferreira terkejut ketika Uruguay mencetak gol pertama di menit ke-12. Pablo Dorado menendang bola yang secara dramatis lolos di antara dua kaki penjaga gawang Argentina, Botasso.
Setelah tertinggal satu gol, permainan Argentina semakin berkembang. Di menit ke-20, meneruskan umpan dari Varallo, Carlos Peucelle menaklukkan kiper Uruguay, Ballesteros, dengan sebuah tendangan keras.