Pengorbanan Besar Deddy buat <i>Nagabonar</i>

JIKA banyak film menjanjikan adegan spektakuler, lain halnya dengan Deddy Mizwar. Ia rela mengeluarkan bujet hingga ratusan juta untuk me-remaster film <i>Nagabonar</i>. Kendati mengangkat film lama, Deddy tetap bekerja ekstra keras memperbaiki performa gambar. Sebanyak 11 rol film dibawa ke Hong...

oleh Liputan6Diterbitkan 08 Mei 2008, 14:29 WIB
JIKA banyak film menjanjikan adegan spektakuler, lain halnya dengan Deddy Mizwar. Ia rela mengeluarkan bujet hingga ratusan juta untuk me-remaster film Nagabonar. Kendati mengangkat film lama, Deddy tetap bekerja ekstra keras memperbaiki performa gambar. Sebanyak 11 rol film dibawa ke Hongkong buat dibersihkan dan di-remaster. Semua dilakoni Deddy demi menyuguhkan film produksi tahun 1986 itu yang berani tampil beda. Pemutaran film ini juga untuk membangun semangat nasionalisme menyambut Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei nanti. "Frame demi frame kita bersihkan," ujar Deddy. Namun benarkah Deddy mencoba memberikan perlawanan terhadap bertema horor serta religi? Sulit buat menduganya. "Ketika Nagabonar 1 diputar kembali dengan mengaitkan semangat kebangkitan nasional, ini adalah bentuk sebuah perlawanan," ucap Nurul Arifin. Ia mengakui, Deddy merupakan sosok yang idealis. "Deddy Mizwar dari dulu memang dikenal sebagai pelawan arus," kata pemeran Kirana di film Nagabonar.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya