EMPAT puluh hari sudah mantan Presiden Soeharto pergi menghadap Sang Khalik. Duka rupanya belum beranjak dari keluarga besar almarhum. Kesedihan tak hanya menyelimuti putra-putri dan cucu, tapi juga I Gusti Nyoman Suweden, pengawal pribadi almarhum. Sejak 1982 hingga menjelang ajal, Suweden setia mendampingi mendiang Pak Harto. "Kadang kenangan bersama beliau (almarhum) masih terngiang," ujar Suweden saat menghadiri tahlilan 40 hari wafatnya Pak Harto di Jalan Cendana, Jakarta Pusat.
Selama sekitar 26 tahun bekerja dengan keluarga Cendana, Suweden mengaku selalu diperlakukan dengan baik. Ia juga kerap dipercaya menangani sejumlah urusan penting saat mendiang Pak Harto sakit. "Paling sering saya membacakan surat-surat penting," kata Suweden.
Suweden, Pengawal Pribadi Pak Harto
EMPAT puluh hari sudah mantan Presiden Soeharto pergi menghadap Sang Khalik. Duka rupanya belum beranjak dari keluarga besar almarhum. Kesedihan tak hanya menyelimuti putra-putri dan cucu, tapi juga I Gusti Nyoman Suweden, pengawal pribadi almarhum. Sejak 1982 hingga menjelang ajal, Suweden setia me...
Diterbitkan 07 Maret 2008, 14:27 WIBPOPULER
1 2 3 4 5
Berita Terbaru
Investor Korea Selatan Serbu Bursa AS, Hindari Risiko Pasar Domestik
- 3 jam yang lalu
IHSG Menghijau Tembus Level 6.470 Usai Libur Panjang
- 3 jam yang lalu
9 Rekomendasi Saham Analis 18 Agustus 2026: Ada BRPT, ARCI hingga CUAN
- 3 jam yang lalu
Bursa Asia Bergerak Beragam, Kospi Melonjak dan Nikkei Turun
- 5 jam yang lalu
IHSG Diprediksi Menguat, Cek Rekomendasi Saham Analis 18 Agustus 2026