Liputan6.com, Jakarta Sebuah penelitian yang diterbitkan tahun 2000 mengungkap, perbedaan gender ternyata mempengaruhi ukuran jantung. Jantung perempuan disebut lebih kecil ketimbang laki-laki sehingga jantung perempuan cenderung berdenyut lebih cepat daripada laki-laki.
Menanggapi hal tersebut, Spesialis Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah - Electrophysiologist, Beny Hartono mengatakan, penelitian tersebut tidak bisa disamaratakan dengan porsi tubuh orang Indonesia. Sebab, ukuran jantung tergantung dari Indeks Massa Tubuh (BMI) seseorang.
Advertisement
"Secara anatomi, masa jantung wanita memang lebih kecil dibanding laki-laki. Tapi karena penelitian tersebut dilakukan di luar negeri, bisa jadi ukuran jantung wanita disana lebih besar daripada laki-laki disini," katanya, saat dihubungi Liputan6.com, Jumat (10/7/2015).
Dokter yang berpraktik di RS Premier Bintaro ini juga menuturkan, perbedaan jantung laki-laki dan perempuan juga tergantung ras sehingga tidak bisa disamakan antara Kaukasia dan orang Indonesia.