Liputan6.com, Santiago - Sepakbola membuat kehidupan Arturo Vidal berubah 90 derajat. Pria yang dulu bergelut dengan Kuda Pacu itu kini justru sukses di lapangan hijau, bukan di arena balap Kuda.
Lahir di kawasan kelas pekerja di Kota San Joaquin, Chile, Vidal hidup di tengah keterbatasan. Guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, lelaki bernama lengkap Arturo Erasmo Vidal Prado itu anak tertua dari pasangan Jacqueline Pardo dan Erasmo Vidal. Nama itu diambil dari sang Kakek yang meninggal dalam sebuah kecelakaan ketika sedang mengemudikan truk sampah.
Advertisement
Vidal dibesarkan dalam suasana rumah yang penuh kesibukan bersama dengan lima saudaranya lainnya plus seorang nenek yang terbaring lemah di tempat tidur. Masalah keluarga Vidal semakin pelik. Memasuki usia lima tahun, Ayah Vidal kecanduan alkohol.
Pernah suatu ketika, sang Ayah yang sehari-hari berjualan di pasar La Vega tanpa sebab jelas tiba-tiba membakar kasur yang sedang ditiduri Istrinya. Diduga mabuk berat, kemudian dia menyeret Jacqueline ke luar rumah.
Tidak terima dengan perlakuan kasar sang Ayah terhadap Ibunya, Vidal bertekad menjadikan sang Ibu "Ratu". Dia berjanji tidak akan membiarkan Jacqueline terus menerus menjadi pembantu rumah tangga. "Ibu saya telah bekerja begitu keras," kata Vidal.
Mulai dari situ, Vidal ikut membanting tulang membantu perekonomian keluarga. Terpaksa, di usia sembilan tahun Vidal meninggalkan bangku sekolah. "Saya merasa bertanggung jawab dengan adik-adik saya," ujarnya Vidal. Ketika itu dia juga mengambil peran Ayah untuk saudara-saudaranya.
Pagi hari dia mengayuh sepeda ke Arena Pacuan Kuda di Santiago yang berjarak enam mil dari Rumahnya. Di sana, dia kemudian memberi makan Kuda dan membersihkan kotoran di kandang. Selain bekerja sebagai pengurus Kuda pacuan, Vidal kecil mencari orang Dewasa yang ingin memasang taruhan ketika pacuan Kuda berlangsung.
Di lubuk hati paling dalam, Vidal berniat menjadi joki untuk meningkatkan penghasilan. Tentu saja, menjadi Joki membuat pundi-pundi uang berlipat ganda. Terlebih bila Kuda yang ditunggangi menang taruhan.