Yuk, Mengenal Jenis-jenis Hijab dari Penjuru Dunia

Pemakaian hijab ini beragam, mengacu pada kebiasaan atau adat di wilayah tersebut.

oleh NurmayantiDiterbitkan 30 Juni 2015, 04:03 WIB
Pakaian selalu erat kaitannya dengan budaya, dan karenanya masing-masing wilayah memiliki model pakaian yang berbeda-beda.

Liputan6.com, Jakarta - Memakai jilbab atau hijab menjadi kewajiban bagi kaum perempuan yang beragama Islam. Seperti dituangkan dalam surah An-Nur ayat 31, yang berbunyi “Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan khumurnya (hijab) ke dadanya….

Al-Qur’an surah An-Nur ayat 31, “Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman: ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan khumurnya (Indonesia: hijab) ke dadanya… - See more at: http://hautebotique.blogspot.com/2013/01/Dalil-dalil-Tentang-Wajibnya-Memakai-Hijab.html#sthash.qRny8nr8.dpuf
Al-Qur’an surah An-Nur ayat 31, “Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman: ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan khumurnya (Indonesia: hijab) ke dadanya… - See more at: http://hautebotique.blogspot.com/2013/01/Dalil-dalil-Tentang-Wajibnya-Memakai-Hijab.html#sthash.qRny8nr8.dpuf

Sebagai bukti ketaatan atas perintah ini, kini kita bisa melihat ramai wanita muslimah memakai hijab di berbagai negara. Namun, pemakaian hijab ini beragam, mengacu pada kebiasaan atau adat di wilayah tersebut. Hingga kini akan menemui pemakaian hijab yang beragam dari penjuru dunia.

Kali ini, Liputan6.com merangkum jenis-jenis hijab dari seluruh dunia, mengutip dari berbagai sumber. Simak rangkumannya, Selasa (30/6/2015):

1. Abaya

Abaya adalah jubah, semacam baju kurung dengan jilbab yang besar menutupi hampir seluruh tubuh muslimah. Abaya yang tradisional biasanya berwarna hitam dan dapat berupa kain persegi besar yang disampirkan dari bahu atau kepala.

Pakaian model abaya biasanya dilengkapi juga dengan cadar, kaus kaki dan sarung tangan. Ini biasanya dipakai muslimah di semenanjung Arab termasuk Arab Saudi dan United Arab Emirates.

2. Bushiyya

Nama lain dari bushiyya adalah boshiya atau kadang disebut juga dengan ghatwa. Gaya hijab model ini menutupi wajah si pemakai sepenuhnya tanpa bukaan untuk mata dan secara tradisional biasanya dipakai dengan abaya atau pakaian luar yang lain.

Biasanya bushiyya berupa sebuah kain persegi besar tipis, berasal dari bahan kapas dengan ikatan di bagian atas dan dikenakan dari atas dahi, baik di bawah atau di atas pemakai jilbab.

3. Al-amira

Al-amira sejenis hijab yang terdiri dari 2 bagian, biasanya memiliki sejenis topi atau penutup bagian depan kepala. Syal juga biasanya menyertai pemakaian model jilbab ini.

Selanjutnya

Jenis-jenis hijab

4. Batula

Batula biasa dipakai oleh wanita di daerah Uni Emirat Arab, Oman, Qatar dan Arab bagian Selatan Iran. Tradisi memakai Batula ini memang dinyatakan sulit ditemukan untuk saat-saat sekarang.

Biasanya hijab ini dikenakan orang yang sudah tua (usia di atas 50) dan mereka tinggal di daerah pedesaan.

5. Burqa

Burqa sendiri berarti tirai dan kerudung. Burqa kadang-kadang disebut juga dengan istilah chadri, dan di Asia Tengah dikenal dengan paranja. Burka adalah jubah yang menutupi mulai dari kepala hingga ujung jari kaki.

6. Chador

Chador adalah baju tradisional yang berasal dari Iran dan Turki. Model baju muslimah ini menutupi kepala dan tubuh dan setengah lingkaran dengan kain full-length, tapi turun ke tanah. Baya berkaian chador banyak dipakai oleh wanita Iran di daerah pedesaan, khususnya dengan wanita yang lebih tua.

 

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya