Meski Tuli, Bocah 8 Tahun Ini Jago Basket

Mengalami kekurangan sejak lahir, tidak menjadi hambatan bagi Zeke Ortiz untuk mencintai olahraga basket

oleh Fitri SyarifahDiterbitkan 26 Juni 2015, 04:00 WIB
Mengalami kekurangan sejak lahir, tidak menjadi hambatan bagi Zeke Ortiz untuk mencintai olahraga basket

Liputan6.com, New York Kecacatan yang dideritanya sejak lahir tidak menjadi hambatan bagi Zeke Ortiz untuk mencintai olahraga basket. Di usia yang masih 8 tahun, dia bahkan telah mengikuti sejumlah turnamen.

Mengutip laman NBCnews, Kamis (25/6/2015) Zeke telah bermain basket sejak usianya masih 2 tahun. Dia tergabung dengan tim Playmakers.

Zeke bukan satu-satunya anak yang menderita tuna rungu di keluarganya. Kakanya, Sion (10), orangtua, kakek dan nenek serta sembilan sepupu mereka semua tuli.

"Dia beruntung dilahirkan dalam sebuah keluarga orang tuli dan memiliki orangtua tuli, jadi dia bisa belajar berkomunikasi sejak lahir," kata ibunya, Jennifer Yost Ortiz.

Yang menarik, Zeke selalu dapat berkomunikasi dengan keluarga ataupun teman-teman satu tim basket. "Semua orang bicara. Tapi saya tidak tahu apa yang mereka katakan atau apa yang harus dilakukan. Tidak ada yang menafsirkannya," kata Zeke.

Pada latihan pertama, misalnya, Zeke hanya menggelengkan kepalanya tanda tidak mengerti. Tapi pelatih bilang, dia hanya perlu menonton. Setelah itu, Zeke diperbolehkan bermain. Namun kendala lain, dia tidak dapat mendengar peluit atau panggilan pelatih.

Beruntung, ayahnya, seorang mantan pemain basket. Jadi dia yang menafsirkan setiap latihan. "Dia akan memberitahu saya apa yang harus dilakukan," kata Zeke.

"Awalnya sulit. Tapi sebagai anggota tim mulai percaya Zeke," kata pelatih Korey Cobb.

Selang pertandingan, Zeke ternyata mampu bermain cepat. Timnya bahkan telah memenangi kompetisi basket junior. "Ini hadiah tuli. Tidak ada alasan untuk membiarkan tuli jadi penghalang kesuksesan seseorang," ujar ibu Zeke kembali.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya