Maria Eva Mengaku Dibujuk Yahya

PEDANGDUT Maria Eva mengaku mau melakukan aborsi karena dibujuk Yahya Zaini dan istrinya, Sharmila. Pernyataan wanita kelahiran Surabaya, Jawa Timur ini, diutarakan usai menjalani pemeriksaan di Markas Kepolisian Daerah Metro Jaya, Kamis (21/12). Eva mengaku mau menggugurkan kandungan karena imi...

oleh Liputan6Diterbitkan 22 Desember 2006, 14:29 WIB
PEDANGDUT Maria Eva mengaku mau melakukan aborsi karena dibujuk Yahya Zaini dan istrinya, Sharmila. Pernyataan wanita kelahiran Surabaya, Jawa Timur ini, diutarakan usai menjalani pemeriksaan di Markas Kepolisian Daerah Metro Jaya, Kamis (21/12). Eva mengaku mau menggugurkan kandungan karena iming-iming mantan anggota DPR itu. "Dengan kata-kata manis, dia [Yahya] mau membelikan saya rumah, membuat perusahaan, serta membantu membuat album," kata dia. Hotman Paris Hutapea, kuasa hukum Yahya, menanggapi sinis pernyataan Eva. Menurut dia, semua wanita selingkuhan pasti akan meminta sesuatu. "Nothing is free," kata Hotman. Hotman menambahkan, Sharmila tidak mungkin mengantarkan wanita yang berselingkuh dengan suaminya untuk melakukan aborsi. Sebaliknya pengacara Eva, Ruhut Sitompul, menyodorkan bukti-bukti baru dalam kasus ini. Ruhut mengaku bahwa Sharmila pernah curhat soal skandal seks suaminya. Bahkan menurut Ruhut, hubungan asmara Yahya dan Maria Eva sudah menjadi rahasia umum di Partai Golkar, partai yang pernah membesarkan dirinya dan Yahya. "Aku membela Maria karena ingin membela wanita yang tertindas," kata Ruhut.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya