Latah Membawa Rezeki buat Reza Bukan

LATAH bukan cacat bawaan. Itu diakui Farid Aja dan Reza Bukan yang mengaku latah berat. Menurut mereka, latah merupakan buah pengaruh lingkungan. &quot;Kita sebenarnya <i>pengen</i> sembuh dari hal-hal <i>kayak gitu</i>,&quot; kata Farid. Keduanya juga sepakat malu karena mendapat rejeki gara-gara s...

oleh Liputan6Diterbitkan 03 November 2006, 16:18 WIB
LATAH bukan cacat bawaan. Itu diakui Farid Aja dan Reza Bukan yang mengaku latah berat. Menurut mereka, latah merupakan buah pengaruh lingkungan. "Kita sebenarnya pengen sembuh dari hal-hal kayak gitu," kata Farid. Keduanya juga sepakat malu karena mendapat rejeki gara-gara suka latah. "Tapi karena menghasilkan, apa boleh buat," ujar mereka, kompak. Bedu punya pendapat berbeda. Bagi mantan anggota kelompok lawak Cagur ini, latah adalah sebuah kekurangan. "Itu sebetulnya penyakit karma yang gue terima karena suka ngejailin orang," kata dia. Dan kebetulan latah yang kemudian menjadi "senjata" bagi Bedu menghibur penggemarnya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya