Prosesi <i>Siraman</i> di Kediaman Gendis

PROSESI adat pernikahan antara Gendis Siti Hatmanti dan Arif Putra Wicaksono kembali digelar. Bambang Trihatmodjo dan Halimah mengadakan <i>siraman</i> terhadap putri mereka, Gendis, di Jalan Tanjung nomor 23, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/4). Banyak tamu hadir di acara tersebut mengenakan ba...

oleh Liputan6Diterbitkan 23 April 2006, 14:35 WIB
PROSESI adat pernikahan antara Gendis Siti Hatmanti dan Arif Putra Wicaksono kembali digelar. Bambang Trihatmodjo dan Halimah mengadakan siraman terhadap putri mereka, Gendis, di Jalan Tanjung nomor 23, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/4). Banyak tamu hadir di acara tersebut mengenakan batik dan kebaya merah. Di antaranya mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Wismoyo Arismunandar, Ketua Yayasan Putri Indonesia Mooryati Soedibyo dan bekas Menteri Agama Quraish Shihab. Acara sungkeman membuka ritual siraman yang dibalut adat Jawa. Usai sungkeman, Bambang dan eyang kakungnya, Soeharto, mengguyur Gendis dengan air dari tujuh sumur. Senyum kebahagiaan Bambang tak lepas sepanjang acara yang juga diselingi dengan menggendong sang buah hati. Gendis tampak cantik dengan hiasan yang dirias oleh Tinu Rifki. Perhiasan dan busana tampak menyolok dalam acara tersebut. Sebagian petugas memakai adat budaya Jawa dan batik. Sedangkan para keluarga Cendana mengenakan pakaian adat Keraton berwarna biru tua karya Yohanes Bridal. Yohanes mengaku membuat pakaian itu sejak tiga pekan silam. Malem harinya, prosesi dilanjutkan dengan widodareni yang menyimbolkan bersatunya dua keluarga. Kedua keluarga lalu menggelar kembang mayang sebagai inti acara. Halimah sekali lagi hadir di kesempatan itu. Menurut Quraish, kembang mayang menyimbolkan keinginan dan harapan buat mendapat restu dari Allah. "Menggambarkan pernikahan yang akan berlangsung besok bisa tampil sempurna dan berkesudahan dengan membahagiakan," jelas Quraish.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya