Rapor Muenchen Vs Barca: Benatia Tangguh, Pedro Terburuk

Dua gol Neymar memegang peran penting atas kesuksesan Barcelona mengamankan tiket ke final.

oleh Cakrayuri NuralamDiterbitkan 13 Mei 2015, 09:48 WIB
Barcelona ( Reuters / Albert Gea)

Liputan6.com, Muenchen - Kemenangan Bayern Muenchen 3-2 atas Barcelona di Allianz Arena, dini hari tadi pada leg kedua semifinal Liga Champions tak cukup untuk membuat tim asuhan Pep Guardiola itu tampil di Berlin, Jerman, awal bulan depan. FC Hollywood kalah agregat dari Barcelona dengan skor 3-5.

Pada laga tersebut, Muenchen sempat unggul terlebih dahulu pada menit ketujuh melalui sundulan Mehdi Benatia usai memanfaatkan sepak pojok yang dieksekusi Xabi Alonso. Namun, keunggulan tersebut hanya berlangsung tujuh menit setelah Neymar dengan sempurna memanfaatkan umpan manis Luis Suarez.

Los Blaugrana --julukan Barcelona-- berbalik unggul pada menit ke-29. Kombinasi Suarez dan Neymar di dalam kotak penalti Muenchen membuat gawang Manuel Neuer kembali bergetar. Adalah sepakan Neymar yang membuat kedudukan menjadi 2-1 untuk keunggulan Barcelona hingga babak pertama berakhir.

Laga Bayern Muenchen vs Barcelona


Di babak kedua, FC Hollywood berhasil mencetak dua gol balasan melalui Robert Lewandowski dan Thomas Muller. Keduanya berhasil mencetak gol setelah memanfaatkan umpan terukur Bastian Schweinsteiger.

Pertandingan yang dimenangkan Barcelona dengan skor agregat 5-3 itu menobatkan Mehdi Benatia sebagai man of the match. Lalu siapa pemain yang tampil buruk di laga tersebut?

Bersambung ke halaman selanjutnya --->


Statistik pemain Muenchen

Statistik pemain Muenchen

Benatia yang mencetak gol pembuka di pertandingan melawan Barcelona terpilih sebagai man of the match karena menunjukkan banyak aksi-aksi yang menghibur mata pecinta sepak bola.

Bermain sebagai bek tengah, Benatia mengancam gawang Los Blaugrana sebanyak empat kali. Rinciannya, satu berbuah gol, dua tepat sasaran dan satu lagi melenceng dari gawang Ter Stegen.

Akurasi umpan Benatia pun sangat besar, yakni 96 persen. Pria berusia 28 tahun tersebut hanya melakukan tiga kali kesalahan dalam mengumpan.

Benatia punya peran besar dalam menghentikan irama permainan Lionel Messi dan kawan-kawan. Buktinya, dia melakukan 11 tekel dengan persentase keberhasilan sebesar 50 persen. Benatia juga melakukan delapan intersep dan 10 intersep yang menghentikan pola permainan Los Blaugrana.

Pria asal Maroko itu memenangkan semua duel satu lawan satu melawan Barcelona. Tercatat, Benatia menang dalam duel perebutan bola melawan Sergio Busquets, Gerard Pique dan Lionel Messi.

Lanjut Baca:

Sementara itu, pemain Muenchen yang tidak maksimal adalah Manuel Neuer. Sebagai seorang kiper, dia dituntut untuk tidak kebobolan agar menghidupkan peluang Muenchen. Tapi, kiper berusia 29 tahun tersebut malah kemasukan tiga gol.Tercatat, Neuer hanya melakukan dua clearance dan dua penyelamatan di bawah mistar gawang Muenchen.Lalu bagaimana dengan performa pemain Barcelona? Simak ulasannya di halaman berikut!

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya