Liputan6.com, Los Angeles PERINGATAN: SPOILER ALERT! Tulisan ini membahas sinopsis cerita film Captain America: Civil War.
Marvel Studios telah merilis siaran pers resmi terkait film baru mereka, Captain America: Civil Wars.
Advertisement
Dari rilis yang diunggah oleh laman Collider, Kamis (7/5/2015), diungkap juga siapa saja pemeran utama film ketiga dari film solo Captain America itu.
Ada sejumlah kejutan yang terungkap dari rilis itu. Paul Rudd akan muncul di Civil War sebagai Ant Man. Film solo Ant Man sendiri rilis Juli ini. Selain itu bakal hadir pula William Hurt sebagai Jenderal Thaddeus "Thunderbolt" Ross, yang menandai karakter ini kembali ke film Marvel setelah The Incredible Hulk.
Dari daftar pemain berikut ini juga kita akan melihat para karakter Avengers: Age of Ultron kembali memerankan karakter mereka.
* Chris Evans sebagai Steve Rogers/Captain America
* Robert Downey Jr. sebagai Tony Stark/Iron Man
* Scarlett Johansson sebagai Natasha Romanoff/Black Widow
* Sebastian Stan sebagai Bucky Barnes/Winter Soldier
* Anthony Mackie sebagai Sam Wilson/Falcon
* Paul Bettany sebagai The Vision
* Jeremy Renner sebagai Clint Barton/Hawkeye
* Don Cheadle sebagai Jim Rhodes/War Machine
* Elizabeth Olsen sebagai Wanda Maximoff/Scarlet Witch
* Paul Rudd sebagai Scott Lang/Ant-Man
* Chadwick Boseman sebagai T’Challa/Black Panther
* Emily VanCamp sebagai Sharon Carter/Agent 13
* Frank Grillo sebagai Brock Rumlow/Crossbones
* William Hurt sebagai General Thaddeus “Thunderbolt” Ross
Dari daftar di atas hanya pemeran Spider-Man baru yang belum diumumkan. Rilis Marvel Studio menyebut Martin Freeman (The Hobbit) ikut main Captain America: Civil War meski tak disebutkan perannya sebagi siapa.
Selain daftar aktor dan aktris yang membintangi Captain America: Civil War, Marvel Stdio juga mengungkap sinopsis resmi film tersebut.
Seperti apa sinopsis resminya?
Sinopsis Resmi
Berikut sinopsis resmi Captain America: Civil War:
"Captain America: Civil War dimulai saat Avengers: Age of Ultron berakhir. Steve Rogers alias si Captain America menjadi pemimpin dari tim baru Avengers sebagai upaya kumpulan superhero ini menjaga perdamaian di Bumi. Setelah terjadi lagi sebuah insiden internasional yang melibatkan superhero Avengers membuat petaka yang tak diinginkan, tekanan politik memuncak untuk membuat sebuah sistem yang mengatur kerja para superhero. Sebuah lembaga juga dibentuk untuk mengatur kapan saja superhero dibutuhkan untuk bekerja. Kondisi status quo baru ini membuat Avengers jadi pincang. Padahal di saat bersamaan mereka juga harus melindungi Bumi dari ancaman penjahat baru."