MENDUNG duka belum tersaput dari wajah cantik Diana Pungky. Artis sinetron ini masih sering teringat-ingat ayahnya, Pungky Bambang Purwadi yang meninggal dunia beberapa waktu lalu. "Papa selalu memanjakan saya. Keinginan saya selalu dipenuhi," kata Diana sambil mengusap air mata yang mengalir di pipinya.
Diana merasa "kecolongan". Betapa tidak, sebelum pergi untuk selama-lamanya, almarhum masih sempat sarapan bersama artis bertinggi tubuh 1,63 meter dan berat 42 kilogram ini. "Papa pergi begitu cepat," ungkap gadis kelahiran Jakarta, 12 Maret 1974 ini.
Bintang sinetron Jinny Lagi Jinny Lagi ini menuturkan, ada satu keinginan ayahnya yang belum terkabulkan. Almarhum ingin dia cepat menikah. Bahkan, menurut Diana, ketika dirawat ayahnya sempat meminta dirinya menikah saat itu juga. "Tak bisa saya penuhi. Saya tak mau dalam kebahagiaan saya terselip duka," Diana beralasan.
Tak berlebihan, memang, keinginan Bambang untuk menyaksikan anak semata wayangnya ke pelaminan. Apalagi, Diana sudah sembilan tahun menjalin hubungan khusus dengan Deddy Risyad, sang pacar. Namun garis nasib berkata lain. Bambang pergi sebelum pernikahan Diana-Deddy terjadi.
Diana Pungky Masih Berduka
MENDUNG duka belum tersaput dari wajah cantik Diana Pungky. Artis sinetron ini masih sering teringat-ingat ayahnya, Pungky Bambang Purwadi yang meninggal dunia beberapa waktu lalu. "Papa selalu memanjakan saya. Keinginan saya selalu dipenuhi," kata Diana sambil mengusap air mata yang mengalir di pipinya. Diana merasa "kecolongan". Betapa tidak, sebelum pergi untuk selama-lamanya, almarhum masih sempat sarapan bersama artis bertinggi tubuh 1,63 meter dan berat 42 kilogram i...
Diterbitkan 23 Desember 2004, 13:54 WIBPOPULER
1 2 3 4 5
Berita Terbaru
Advokat Jadi Penyeimbang Mencapai Kepastian Hukum
- 4 jam yang lalu
Mitra Fahrudin Silaturahmi ke BM PAN Jatim, Serap Aspirasi Kader
- 12 jam yang lalu
Respons Kritik, Pemerintah Buka Ruang Aspirasi Mahasiswa
- 16 jam yang lalu
Peringatan Satu Abad Rahmi Hatta Angkat Nilai Integritas dan Pemberdayaan Perempuan
- 17 jam yang lalu
Kepastian Regulasi Jadi Tantangan Utama Proyek Energi Sampah Nasional