Irfan Hakim Menolak Jadi Pawang Ular

KESEHARIAN Irfan Hakim tak jauh berbeda dengan orang biasa. Bintang sinetron itu memulai runititas dengan bangun pagi, mandi, dan sarapan ala kadarnya di dalam kamar kosnya yang lumayan resik. Sebelum mandi, Irfan juga suka menyempatkan diri menyapa dua ular peliharaannya, si Bule dan si Burem. Kedua hewan melata itu memang hidup bersamanya. Si Bule yang disimpan di dalam sebuah kotak berwarna hitam itu memang berwarna pucat kekuningan berjenis <i>consnack albino</i>. Sedang, si Burem yang beruk...

oleh Liputan6Diterbitkan 13 Maret 2003, 14:16 WIB
KESEHARIAN Irfan Hakim tak jauh berbeda dengan orang biasa. Bintang sinetron itu memulai runititas dengan bangun pagi, mandi, dan sarapan ala kadarnya di dalam kamar kosnya yang lumayan resik. Sebelum mandi, Irfan juga suka menyempatkan diri menyapa dua ular peliharaannya, si Bule dan si Burem. Kedua hewan melata itu memang hidup bersamanya. Si Bule yang disimpan di dalam sebuah kotak berwarna hitam itu memang berwarna pucat kekuningan berjenis consnack albino. Sedang, si Burem yang berukuran agak besar, tidur di dalam kotak kaca. "Si Burem umurnya dua tahun," kata Irfan. Menurut Irfan, kedua ular itu berjenis kelamin perempuan karena jarak antara pantat dan ekor panjang. Dia selalu memberi makan ular-ularnya hanya seminggu sekali. "Tapi ular harus sering dimandiin terus dibedakin sama bedak antikutu baru dijemur," papar Irvan, soal perawatan ekstra. Berminat jadi pawang ular? "Enggaklah kalau lihat ular liar juga nggak berani," aku pria yang murah tersenyum itu.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya