Ayah Denada Tutup Usia

AIR mata Denada Tambunan belum kering. Kacamata hitam besar yang &quot;bertengger&quot; di matanya sedikit menutupi kesedihan <i>rapper</i> Indonesia ini. Kesenduan Dena--panggilan akrab Denada--karena sang ayah, Rio Tambunan meninggal dunia, Rabu (8/1), sekitar pukul 05.45 WIB. Rio wafat setelah lima hari dirawat di Rumah Sakit Tebet, Jakarta Selatan, akibat serangan jantung. Jenazah suami pertama Emilia Contesa itu masih disemayamkan di rumah duka menunggu kedatangan adik Dena yang bersekolah ...

oleh Liputan6Diterbitkan 09 Januari 2003, 13:36 WIB
AIR mata Denada Tambunan belum kering. Kacamata hitam besar yang "bertengger" di matanya sedikit menutupi kesedihan rapper Indonesia ini. Kesenduan Dena--panggilan akrab Denada--karena sang ayah, Rio Tambunan meninggal dunia, Rabu (8/1), sekitar pukul 05.45 WIB. Rio wafat setelah lima hari dirawat di Rumah Sakit Tebet, Jakarta Selatan, akibat serangan jantung. Jenazah suami pertama Emilia Contesa itu masih disemayamkan di rumah duka menunggu kedatangan adik Dena yang bersekolah di Australia. Di sela-sela kesibukan mengurus jasad ayahnya, Dena mengaku terpukul. Soalnya, Dena baru mengetahui berita itu sekitar pukul 07.00 WIB. "Aku memang jarang ketemu dengan dia," aku dia, merenung. Akhir Desember silam, menurut Dena, ayahnya kerap meminta untuk bertemu. Penyanyi berbadan cukup "subur" itu tidak curiga dengan gelagat aneh ayahnya. "Yang diomongin papa hanya rasa kasih sayang kepada aku," ucap Dena. Meski tak sempat mengucapkan kalimat perpisahan, Dena berdoa semoga Tuhan mengampuni dosa papanya. "Papa ada di tangan Yang Lebih Baik," kata dia. Amin, tabah ya!

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya