MUSIM berganti, program acara televisi pun bersalin warna. Dapur-dapur rumah produksi kini tampaknya mulai meninggalkan tayangan-tayangan misteri yang bikin bulu kuduk penonton bergidik. Mereka mulai beralih ke reality show yang menggugah emosi penonton dengan mengandalkan ekspresi "korban" yang dikerjain. Maka hadirlah semisal "H2C" [Harap-Harap Cemas] dan "Playboy Kabel" di SCTV.
Dua program acara ini masing-masing sudah tayang perdana di Layar Ngetop, Sabtu dan Ahad pekan silam. "H2C" dipandu dua pembawa acara kocak Arie Dagienkz dan Desta drummer Club 80`s. Sementara "Playboy Kabel" dibawakan tiga presenter cowok Joe Ricard, Uya Kuya, dan Komeng Ancol plus satu cewek Yulia Rahman.
Keempat presenter mengaku menikmati sekali memandu "Playboy Kabel". Soalnya, selain lucu dan segar, acara ini juga penuh tantangan. Namun, mereka sebenarnya takut juga sih kalau-kalau "sang korban" mengamuk. "Duh enggak kebayang kalau digebukin. Kan enggak lucu," ungkap Uya dan Joe Rica sambil bergaya kebencong-bencongan. Sementara bagi Yulia, tawaran main di "Playboy Kabel" merupakan rezeki anak yang sedang dikandungnya. Hidup ngerjain orang...!
<i>Reality Show</i> yang Lagi Laris
MUSIM berganti, program acara televisi pun bersalin warna. Dapur-dapur rumah produksi kini tampaknya mulai meninggalkan tayangan-tayangan misteri yang bikin bulu kuduk penonton bergidik. Mereka mulai beralih ke <I>reality show</I> yang menggugah emosi penonton dengan mengandalkan ekspresi "korban" yang <I>dikerjain</I>. Maka hadirlah semisal "H2C" [Harap-Harap Cemas] dan "Playboy Kabel" di <I>SCTV</I>. Dua program acara ini masing-masing sudah tayang perdana di L...
Diterbitkan 22 September 2003, 14:02 WIBPOPULER
1 2 3 4 5
Berita Terbaru
Pendaftaran Mitra Penyelenggara MagangHub Batch 3 Dibuka 28 September 2026
- 3 jam yang lalu
Pertamina SMPEXPO 2026 Gandeng 150 UMKM
- 4 jam yang lalu
Trump Setujui Standar BBM Baru AS
- 4 jam yang lalu
Manufaktur Harus Tumbuh 25%-30% agar Ekonomi Indonesia Sentuh 8%
- 5 jam yang lalu
Pasar Global Lirik Produk Halal Indonesia, Potensi Transaksi di MIHAS Tembus Rp 17,6 Miliar