Tio Pakusadewo Sering Mengurung Diri

PATAH tumbuh hilang berganti. Begitulah gambaran peredaran narkotika dan obat-obatan berbahaya di Tanah Air. Kepolisian dan pemerintah sering dipusingkan menghadapi persoalan tersebut. Maklumlah, pemakai maupun pengedar kini berasal dari berbagai kalangan. Termasuk penangkapan kalangan selebritis yang santer tersiar. Pelawak Polo dan Ibra Azhari misalnya. Ibra saat ini, tengah menjalani masa hukuman selama 15 tahun. Sedangkan nasib Polo masih dalam pengusutan. Memang, tak sedikit artis dikaba...

oleh Liputan6Diterbitkan 21 Juni 2004, 14:32 WIB
PATAH tumbuh hilang berganti. Begitulah gambaran peredaran narkotika dan obat-obatan berbahaya di Tanah Air. Kepolisian dan pemerintah sering dipusingkan menghadapi persoalan tersebut. Maklumlah, pemakai maupun pengedar kini berasal dari berbagai kalangan. Termasuk penangkapan kalangan selebritis yang santer tersiar. Pelawak Polo dan Ibra Azhari misalnya. Ibra saat ini, tengah menjalani masa hukuman selama 15 tahun. Sedangkan nasib Polo masih dalam pengusutan. Memang, tak sedikit artis dikabarkan sering nge-drug. Kaka "Slank", Novia Ardhana, dan Tio Pakusadewo adalah contoh di depan mata. Kini, mereka mengaku sudah bebas. Tio mengaku terjerumus narkoba selama delapan tahun. Dia melepaskan diri lantaran sering diprotes tiga anaknya. "Gue malu melihat pantat anak setiap hari," katanya. Lantas, Tio mengurung diri selama berbulan-bulan di dalam kamar. "Setelah itu saya berhenti [madat]," kisah pemain sinetron yang kerap berperan antagonis ini. Lepas dari jeratan narkoba, Tio memulai hidup baru. Penyuka kacamata hitam ini membuat sebuah rumah produksi yang khusus menangani musik. Tio meminta kawula muda tidak terjerat seperti dirinya. "Segera tinggalkan karena bener nggak akan jadi apa-apa," tegas pelakon film "Cinta Dalam Sepotong Roti" itu. Jadi... Say No to Drug.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya