Omong Kosong, Merokok Bisa Turunkan Berat Badan

Pernahkah Anda mendengar kalau merokok dapat membantu seseorang menurunkan berat badannya?

oleh Aditya Eka PrawiraDiterbitkan 03 Maret 2015, 11:30 WIB
Ilustrasi perokok. Foto: craigsmith.net

Liputan6.com, Jakarta Pernahkah Anda mendengar kalau merokok dapat membantu seseorang menurunkan berat badannya? Jika iya dan Anda memercayai itu, ada baiknya untuk berpikir dua kali. Sebab kabar yang beredar dari mulut ke mulut itu tidak benar sama sekali.

Telah lama tidak sedikit orang berpikir bahwa dengan merokok keinginan untuk makan akan menurun, yang membantu mereka menurunkan berat badan. Tapi, satu penelitian telah membuktikan bahwa wanita muda yang merokok berisiko mengalami kenaikan berat badan tiga kali lebih besar daripada mereka yang tidak merokok.

Lebih dari dua tahun para peneliti di Oregon Research Institute di Amerika Serikat melakukan penelitian terhadap 400 orang wanita berusia muda. Diketahui, mereka yang menjadikan merokok sebagai kegiatan wajib mengalami kenaikan berat badan secara signifikan setelah memperhitungkan berat badan di awal penelitian bersama dengan faktor-faktor lainnya. 

Seperti dilansir laman Daily Mail pada Selasa (3/3/2015) dari hasil yang telah diterbitkan ke dalam Jurnal Appetite, perokok itu mengalami kenaikan hampir 2,9 kilogram per bulan, sedangkan yang tidak merokok hanya mengalami kenaikan berat badan sebesar 0,9 kilogram.

Meski masih dibutuhkan percobaan dan penelitian yang lebih besar lagi, para peneliti tidak setuju bila merokok dijadikan alat untuk mengendalikan berat badan seseorang. 

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya