Badai di Laut Jawa Jelang Panglima TNI Tiba di Lokasi AirAsia

Kendati cuaca kurang bersahabat, namun prajurit TNI AL di KRI Banda Aceh tetap melakukan persiapan sambut kedatangan Panglima TNI.

oleh RochmanuddinDiterbitkan 06 Januari 2015, 09:43 WIB
Cuaca buruk menghambat proses evakuasi jenazah penumpang dan puing pesawat AirAsia QZ8501, Perairan Pangkalan Bun meski cuaca Minggu (4/1/2015). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Laut Jawa - Menjelang kunjungan Panglima TNI Jenderal Moeldoko ke lokasi pencarian Pesawat AirAsia QZ8501, KRI Banda Aceh selaku kapal komando, mempercepat perjalanannya menuju Selat Karimata.

KRI Banda Aceh sebelumnya menepi di Semarang, Jawa Tengah, untuk mengisi bahan bakar. Sepanjang perjalanan di Laut Jawa, kondisi cuaca tidak bersahabat. Sejak pukul 06.00 WIB, hujan mengguyur perairan Laut Jawa. Bahkan hujan semakin deras disertai badai pada pukul 08.00 WIB .

Kendati cuaca kurang bersahabat, namun prajurit TNI AL di KRI Banda Aceh tetap melakukan persiapan. Dari mulai apel pagi hingga persiapan kelengkapan.

Diperkirakan, perjalanan KRI Banda Aceh dari Semarang ke lokasi pencarian AirAsia, memakan waktu sekitar 14 jam. Atau diperkirakan tiba di lokasi pukul 12.00 WIB.

Kunjungan Panglima Moeldoko sendiri dalam rangka meninjau langsung lokasi yang diduga tempat hilangnya AirAsia. Termasuk meninjau kondisi dan kesiapan tim SAR di lokasi.

Moeldoko sebelumnya menyatakan siap memfasilitasi keluarga korban AirAsia QZ8501 jika berkenan meninjau langsung ke lokasi yang diduga tempat AirAsia hilang. (Sun/Mut)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya