Liputan6.com, Jakarta Akhir tahun ini semula diniatkan sebagai musim box office film Indonesia. Tengok saja deretan film nasional yang rilis Desember ini: Kukejar Cinta ke Negeri Cina, Supernova: Ksatria, Putri, & Bintang Jatuh, Pendekar Tongkat Emas, serta Merry Riana. Keempat film tersebut tadinya diramal bakal mendatangkan banyak penonton ke bioskop, masing-masing mampu mencapai satu juta penonton.
Namun, menengok data penonton yang diunggah laman filmindonesia.or.id, belum ada dari empat film tersebut yang mraih satu juta penonton. Hingga data 21 Desember kemarin, Pendekar Tongkat Emas baru meraih 83 ribu penonton lebih, Supernova baru mengumpulkan 375 ribu penonton lebih, sedang Ku Kejar Cinta ke Negeri Cina mengumpulkan 195 ribu penonton lebih. Sedang menurut kicauan akun resminya, dalam empat hari Merry Riana sudah mengumpulkan 160 ribu penonton.
Advertisement
Saat berbincang dengan wartawan film senior Yan Widjaya belum lama ini, dia menyayangkan keempat film akhir tahun tersebut tampaknya takkan mencapai satu
juta penonton. "Saya semula optimis ada yang meraih satu juta penontpn, tapi melihat hasilnya, rasanya sulit," kata Yan pada Liputan6.com.
Dalam hitung-hitunganan Yan Widjaya, Pendekar Tongkat Emas pada akhir masa edarnya hanya akan mencapai 300 ribu penonton, Merry Riana sekitar 400-500 ribu
penonton, sedang Supernova bakal mengumpulkan 600 ribu penonton.
Pertanyaannya, kenapa film-film itu sulit mengumpulkan satu juta penonton?
Box Office Akhir Tahun 2012 dan 2013
Box Office Akhir Tahun 2012 dan 2013
Sebelum menjawabnya, mari tengok tradisi musim box office akhir tahun di jagat sinema nasional dahulu. Jika ditelisik, tradisi ini dimulai sejak 2012 silam.
Menengok daftar film terlaris tahun 2012, nomor satu dan dua diisi film yang edar akhir tahun. Habibie & Ainun (rilis 20 Desember 2012) menjadi film terlaris
tahun 2012 mendatangkan hampir 4,5 juta penonton, kemudian diikuti 5 cm. (rilis 12 Desember 2012) yang totalnya mendatangkan 2,3 juta penonton.
Tahun berikutnya sejarah berulang. Tiga film terlaris tahun 2013 rilis di bulan yang sama, Desember. Ketiganya masing-masing: Tenggelamnya Kapal van Der
Wijck (rilis 19 Desember 2013) meraih 1,7 juta penonton, 99 Cahaya di Langit Eropa (rilis 5 Desember 2013) meraih 1,1 juta penonton, dan Soekarno (rlis 11
Desember 2013) meraih 960 ribu penonton.