FIFA Selidiki Kasus Sepak Bola Gajah PSS Lawan PSIS

Utusan FIFA sudah ada di Indonesia untuk meniliti kasus lima gol bunuh diri dalam laga PSS Sleman melawan PSSI Semarang.

oleh Yanuar HDiterbitkan 28 Oktober 2014, 22:47 WIB
Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husein Sepak Bola Gajah PSS Sleman PSIS Semarang FIFA

Liputan6.com, Yogyakarta - Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husein mengatakan FIFA telah mengetahui kasus sepak bola gajah dalam laga PSS Sleman melawan PSIS Semarang pada babak delapan besar Divisi Utama, Minggu (26/10/2014) kemarin. Bahkan, utusan FIFA sudah ada di Indonesia untuk meneliti kasus lima gol bunuh diri yang terjadi dalam laga di lapangan Sasana Kridha AAU Sleman.

"FIFA security-nya sudah datang ke Indonesia. Semua pertandingan masuk pengamatan PSSI dan FIFA, karena itu kami akan bekerja, maka kita tunggu," kata Djohar saat  menghadiri Peringatan Hari Sumpah Pemuda di pelataran Candi Prambanan, Selasa (28/10/20140.

Terkait soal sanksi terhadap mereka yang terlibat, Djohar menyatakan: "Sanksinya secara hukum ada di komisi disiplin."

Berita sepakbola gajar, lanjutnya, sudah diketahui dunia. Karena itu, PSSI akan menegakkan sanksi jika terbukti melakukan konspirasi itu. Tapi, ia akan menunggu laporan komisi disiplin yang masih menginvestigasi kasus ini.

"Ini berita bukan untuk lokal, tapi juga dunia sudah tahu. FIFA sudah tahu berita ini, jadi PSSI akan melaksanakan misi disiplin. Kita tunggu dari komdis," ujarnya.

Djohar menyatakan, jika terbukti bersalah, maka kasus ini telah menodai persepakbolaan Indonesia. Ia berharap tim lainnya agar selalu menjunjung tinggi sportivitas saat bertanding.

"Kalau tidak mau menang, mereka tak usah datang. Kalau seperti ini menodai sepakbola. Sepakbola menjunjung sportivitas. Makanya kita bentangkan bendera fair play," ujarnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya