Alex Noerdin: Yang Suka Fitnah, Coba Introspeksi

Alex meminta semua pihak untuk tidak melemparkan isu yang tak memiliki bukti.

oleh Nefri IngeDiterbitkan 10 Oktober 2014, 03:37 WIB
(FOTO:Antara)

Liputan6.com, Jakarta Nama Gubernur Sumsel Alex Noerdin kembali mencuat ke publik. Bukan karena prestasinya, tapi ia diduga disangkutpautkan dengan korupsi dana anggaran Jakabaring 2010-2011 lalu.

Alex pun diserang di jejaring sosial. Bahkan ia mengaku ada oknum tertentu yang berusaha memperkeruh suasana dengan membuat berita fiktif.

"Yang suka fitnah, coba berkaca dan introspeksi apa lebih bagus tidak. Mana bisa mengejek orang bermuka buruk, tapi kaca sendiri dipecahkan. Percuma salat kalau hati tidak bersih, semuanya dosa. Tidak usah ikut bergosip, ada yang diunggah di Facebook, jadi tersebar. Saya yakin, ada orang yang bersenang-senang," kata Alex saat memimpin rapat di Auditorium Bina Praja Pemprov Sumsel, Kamis (9/10/2014).

Alex meminta semua pihak untuk tidak melemparkan isu yang tak memiliki bukti. Karena hal itu hanya akan membuang energi saja.

"Tolong jangan suudzon dan fitnah, jangan buang energi dan fokus. Percayalah, kalau tidak salah tidak akan salah," ucap dia.

Ia pun menilai jika memang tuduhan fee 2,5 persen dari total proyek Wisma Atlet tersebut itu benar, dirinya pasti sudah lama dijerat KPK. Karena, saat mengikutui Pilkada Gubernur DKI Jakarta, dua kali ia berhadapan dengan KPK untuk diperiksa soal keterkaitan kasus apapun.

Namun, tuduhan itu tak terbukti dalam kasus apapun. Terlebih kasus yang dituduhkannya sekarang.

Mantan Bupati Musi Banyuasin (Muba) ini juga heran mengapa kasus ini kembali mencuat saat Pilkada Gubernur Sumsel sudah lama usai.

"Sekarang timbul lagi setelah dua tahun. Biasanya masalah seperti ini timbul menjelang Pilkada, baik saat saya ikut Pilkada Muba maupun Pilkada Sumsel. Saat menang, isunya meredup, jika ikut Pilkada lagi isunya muncul lagi. Kalau sekarang tidak ada Pilkada, mengapa muncul lagi," tukas Alex.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya