Zambrotta: Lupakan La Liga!

Bek serbabisa Barcelona asal Italia, Gianluca Zambrotta, meminta rekan-rekan setimnya untuk melupakan performa buruk Los Blaugrana di La Liga dan memprioritaskan leg pertama semifinal Liga Champions menjamu Manchester United di Nou Camp, Rabu, 23 April.

oleh Liputan6Diterbitkan 21 April 2008, 17:30 WIB
Menyimak hasil kompetisi domestik, wajar jika sebagian khalayak ramai lebih condong mengunggulkan Manchester United dibanding Barcelona untuk meraih salah satu tiket ke babak final Liga Champions yang akan berlangsung di Luzhniki Stadium, Moskow, 21 Mei mendatang.

Pasalnya, di sepanjang musim ini penampilan MU lebih konsisten dibanding Los Blaugrana. Dengan tiga partai tersisa, tinggal selangkah lagi bagi pasukan Sir Alex Ferguson untuk kembali menjadi raja di Liga Premier. Sementara, dengan tertinggal 11 angka dan masih menyisakan lima pertandingan, peluang Barca untuk merebut kembali gelar Primera Divisione praktis tertutup.

Namun, itu tidak berarti Los Blaugrana tidak mempunyai peluang untuk menggulingkan taksiran banyak orang. Setidaknya, itulah asa yang tertanam lekat dalam hati Gianluca Zambrotta. Bek serbabisa Barcelona yang direkrut dari Juventus ini, memang sangat penasaran dengan memblenya penampilan tim dalam dua musim terakhir.

Artinya, sejak bergabung ke Nou Camp di bursa transfer musim panas 2006 lalu, Zambrotta belum pernah sekalipun mengangkat trofi atau gelar bersama pasukan Frank Rijkaard.

Karena itu, Zambrotta meminta rekan-rekan setimnya untuk segera melupakan performa buruk Los Blaugrana di ajang La Liga dan mencurahkan konsentrasi ke leg pertama semifinal Liga Champions menjamu MU, Rabu (23/4) lusa.

“MU bukan tim favorit. Segala sesuatunya masih mungkin terjadi. Kami harus bisa melupakan partai lawan Espanyol (yang berakhir dengan hasil imbang tanpa gol Sabtu lalu) dan terfokus ke pertandingan di hari Rabu,” tegas Zambrotta, 31 tahun, seperti yang dikutip Goal.

Secara tersirat, Zambrotta mengakui kekalahan Barca dari Los Blancos di ajang La Liga. “Kami harus tetap bermain sampai akhir musim. Tapi, partai lawan MU adalah yang terpenting. Kami sadar betul dengan begitu vitalnya pertandingan ini. Jadi, tidak ada kata lain selain kami harus benar-benar terfokus dan memberikan yang terbaik bagi klub,” tandasnya.

Dengan sistem agregat dari dua partai, Zambrotta tahu betul makna gol di kandang lawan. “Saya tidak ingin untuk memprediksi hasil akhir dari laga tersebut. Tapi, kami tahu betul pentingnya bagi kami untuk tidak kebobolan saat berlaga di Nou Camp,” ujar Zambrotta yang menolak anggapan jika MU hanya tergantung kepada seorang pemain bintang, Cristiano Ronaldo. “Kami akan mencoba sebisa mungkin untuk menghentikan pergerakannya. Tapi, MU tidak hanya Cristiano saja. Masih ada para pemain lainnya yang pantas diwaspadai. (Carlos) Tevez dan (Wayne) Rooney, misalnya.”

Ketika disinggung tentang isu di balik ketertarikan Milan, Zambrotta menjawabnya dengan diplomatis. “Saya tidak tahu apa yang bakal terjadi musim depan. Yang pasti, sampai saat ini saya masih tetap pemain Barcelona,” pungkasnya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya