Liputan6.com, Aceh: Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah Perlak, Aceh Timur, mengaku tengah melatih 500 pemuda asal Sumatra Utara yang tergabung dalam Gerakan Deli Merdeka (GDM). Pelatihan tersebut sebagai bentuk kerja sama antardua kelompok yang mempunyai tujuan sama yakni memisahkan diri dari Negara Kesatuan RI. Itu sebabnya, kedua pasukan tersebut bertekad terus memperkuat kerja sama. Bahkan, GAM telah mengirimkan pasukannya ke kawasan Deli Merdeka untuk membantu pasukan GDM. Demikian disampaikan juru bicara GAM Tengku Ishak Daud di Aceh, baru-baru ini.
Menurut Tengku, pelatihan dua kelompok sparatis tersebut dilakukan di sebuah kawasan di Aceh Timur, dengan menggunakan persenjataan lengkap militer. Pernyataan tersebut dibenarkan Tengku Syahrizal Mahmud yang mengaku sebagai petinggi GDM yang dibentuk sejak 28 Agustus 1988. Menurut Syahrizal, pembentukan tersebut bertepatan dengan ulang tahun Kesulatanan Deli. Itu sebabnya, untuk meningkatkan kemampuan tempur, mereka meminta GAM untuk berlatih bersama. Pasalnya, tambah Syahrizal, anggota GDM terus semakin bertambah. Bahkan, GDM akan terus berjuang demi kemerdekaan warga Deli yang berkeinginan melepaskan diri dari NKRI.(DEN/Tim Liputan 6 SCTV)
Menurut Tengku, pelatihan dua kelompok sparatis tersebut dilakukan di sebuah kawasan di Aceh Timur, dengan menggunakan persenjataan lengkap militer. Pernyataan tersebut dibenarkan Tengku Syahrizal Mahmud yang mengaku sebagai petinggi GDM yang dibentuk sejak 28 Agustus 1988. Menurut Syahrizal, pembentukan tersebut bertepatan dengan ulang tahun Kesulatanan Deli. Itu sebabnya, untuk meningkatkan kemampuan tempur, mereka meminta GAM untuk berlatih bersama. Pasalnya, tambah Syahrizal, anggota GDM terus semakin bertambah. Bahkan, GDM akan terus berjuang demi kemerdekaan warga Deli yang berkeinginan melepaskan diri dari NKRI.(DEN/Tim Liputan 6 SCTV)