Korban Meninggal Ebola Terus Bertambah, Kini Hampir 2.300 Jiwa

Penyebaran virus Ebola di Afrika Barat terus berkembang, korban meninggal pun terus bertambah.

oleh Benedikta DesideriaDiterbitkan 10 September 2014, 12:00 WIB
Ilustrasi Virus Ebola (Liputan6.com/Sangaji)

Liputan6.com, Jakarta Belum berhenti, kasus penyebaran virus ebola di negara-negara Afrika Barat. Bahkan cenderung meningkat terus. Bahkan dalam tiga pekan terakhir, peningkatan kasus infeksi virus mematikan ini sebesar 49 persen baik di Liberia dan Sierra Leone.

Data yang dirilis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (9/9) menunjukkan bahwa sekarang ada total  4.269 jiwa yang terinfeksi virus ini, dengan jumlah kematian mencapai 2.288 orang. Peningkatan jumlah kasus diikuti pula dengan penyebaran yang lebih luas, kini Nigeria dan Senegal sudah ditemukan orang yang terinfeksi virus ini seperti dilansir Time, Rabu (10/9/2014).

WHO memprediksi bahwa dalam tiga minggu ke depan bakal ada ribuan kasus baru yang terinfeksi Ebola. Liberia, salah satu negara di Afrika Barat menurut WHO yang paling membutuhkan cara penanggulangan yang ampuh untuk mengurangi penyebaran virus ini. "Kontrol virus Ebola tidak berdampak besar di Liberia," tulis WHO dalam berita resminya.

Hal ini pun diamini oleh Kent Brantly, survivor Ebola yang dulu tertular virus ini di Liberia,  menyatakan metode perawatan Ebola di Liberia tak berjalan dengan baik. "Orang-orang ketakutan akan ruang isolasi, yang terkesan ruangan orang segera meninggal. Kita membutuhkan tempat perlindungan yang aman dan layak,"  terang Brantly.

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya