PM Jepang Shinzo Abe Undang Jokowi ke Tokyo

PM Abe menyebutkan Pemerintah Jepang akan terus melanjutkan dukungan serta kerja sama ekonomi yang telah terjalin selama ini.

oleh Aribowo Suprayogi diperbarui 24 Jul 2014, 00:31 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe mengucapkan selamat kepada presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dan sekaligus mengundangnya untuk segera berkunjung ke Tokyo. Hal itu ia sampaikan melalui pembicaraan telepon dengan Jokowi, Rabu (23/7/2014) pukul 18.35 waktu Tokyo, atau pukul 16.35 WIB.
 
Dalam pembicaraan selama sekitar 10 menit itu, Abe menyebutkan pentingnya Indonesia bagi Jepang dan juga pentingnya kerja sama kedua negara pada bidang ekonomi serta stabilitas dan keamanan kawasan.

"Indonesia dan Jepang adalah partner strategis. Karena itu, peranan kedua negara pada bidang keamanan, perdamaian, stabilitas, serta kemakmuran kawasan di tengah situasi yang sedang berubah sekarang ini menjadi semakin penting," ujar Abe, seperti dirilis KBRI di Tokyo yang mengutip sumber Jepang, Rabu (23/7/2014).

Abe juga menyebutkan Pemerintah Jepang akan terus melanjutkan dukungan serta kerja sama ekonomi yang telah terjalin selama ini serta menyampaikan harapan agar Jokowi dapat segera berkunjung ke Jepang.

"Saya mengundang Presiden Joko Widodo untuk segera berkunjung ke Jepang dan saya amat gembira untuk melakukan pekerjaan secara bersama-sama," lanjut Abe.

Sejak siang hari, pihak berwenang di Jepang telah menghubungi KBRI Tokyo tentang rencana Abe untuk menelepon Jokowi. KBRI Tokyo pun telah mengabarkan hal itu ke pihak Jokowi.

Dubes RI untuk Jepang, Yusron Ihza Mahendra, dalam komentarnya mengaku gembira atas pembicaraan telepon itu. "Apalagi, Joko Widodo menyatakan akan berkunjung ke Jepang secepatnya serta menyambut baik tawaran kerja sama sebagai partner strategis tadi," ujar Yusron.

"Jepang merupakan investor terbesar bagi Indonesia sekarang ini. Saya berharap kerjasama kedua negara akan lebih meningkat lagi di bawah kepemimpinan Presiden Indonesia yang baru," sambung Yusron.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya