Liputan6.com, Jakarta - Usai melaksanakan salat Jumat, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla menegur pengurus Masjid Al Baidu di Kumai Pangkalan Bun, Kabupaten Kota Waringin Barat, Kalimantan Tengah. Sebab, kotbah tidak dapat berjalan baik lantaran gangguan sound system yang kurang berkualitas.
Akibatnya, saat khatib membacakan khutbah, para jamaah termasuk cawapres yang akrab disapa JK itu, tidak dapat mendengarkan dengan jelas isi ceramah sang khatib. Karena suara yang dihasilkan dari sound system mengaung.
"Masjid harus memiliki perlengkapan yang baik. Agar fungsi mesjid sebagai lembaga dakwah dapat berjalan dengan baik. Tadi khatib kotbah, kita semua bisa mendengarkan, tapi kita tidak paham, karena suara yang mengaung," ujar Jusuf kalla dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (27/6/2014).
Menurut mantan Wapres ini, salah satu fungsi masjid adalah sebagai lembaga dakwah. Namun semua harus didukung peralatan yang baik, dalam hal ini sound system.
Selain menegur pengurus masjid, JK juga memberi arahan teknis agar sound system menghasilkan suara lebih merdu. Caranya dengan memindahkan posisi speaker di satu tempat saja, yakni di bagian depan masjid yang mengarah ke belakang.
"Pak ustad, jadi ini speaker dipindahkan ke depan saja semua agar suara tidak saling bertabrakan, itu yang bikin suara mengaung," ujar JK mengarahkan.
Sebagai Ketua DMI, cawapres pasangan Joko Widodo alias Jokowi itu memang sangat memperhatikan masalah fasilitas masjid. Terutama soal sound system, yang memiliki banyak fungsi seperti untuk mengumandangkan azan dan berkotbah setiap Jumat.
JK, sapaan akrab Jusuf Kalla ini menjelang Ramadan 2014 lalu juga mengingatkan kepada semua pengurus masjid, agar tidak terlalu mengeraskan suara saat tadarus di masjid. Selain itu, ia juga membatasi penggunaan pengeras suara saat tadarus pada malam hari, agar tidak mengganggu warga di sekitarnya.
Awal 2014, JK juga memperbaiki 100 ribu alat pengeras suara yang kini dimanfaatkan masjid di Pulau Jawa dan sekitarnya. Menurut JK, sekitar 70% dari 250 ribu masjid di Indonesia alat pengeras suaranya kurang berfungsi dengan baik. (Sss)
Advertisement