Jokowi Minta Warga Jangan Percaya Kampanye Hitam

Joko Widodo kembali nyatakan perang terhadap kampanye hitam yang diarahkan kepadanya, saat kampanye di Pesisir Pantura, Brebes.

oleh Liputan6Diterbitkan 19 Juni 2014, 13:33 WIB
Calon presiden Joko Widodo menggelar kampanye di lapangan Situ Buleud Kota Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (17/6/14). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Brebes - Ratusan orang dari berbagai profesi mendatangi alun-alun Brebes, Jawa Tengah. Mereka berduyun-duyun untuk menunggu kedatangan calon presiden nomor urut 2, Joko Widodo.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Kamis (19/6/2014), di depan masyakarat pesisir Pantura, Brebes, Joko Widodo kembali menyatakan perang terhadap kampanye hitam yang diarahkan kepadanya.

Kampanye hitam tersebut mulai dari isu yang menyatakan Jokowi sebagai keturunan Tiongkok, sampai berita yang menyatakan jika Jokowi terpilih sebagai presiden akan menghapus progran-program pro rakyat. Misalnya bantuan beras untuk warga miskin (raskin) dan sekolah gratis.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi kembali meyakinkan masyarakat pesisir Pantura agar tidak gampang percaya terhadap kampanye hitam yang kini sedang gencar-gencarnya.

Sementara itu calon wakil presiden Jusuf Kalla bertemu alumni Universitas Brawijaya dan Institut Teknologi Sepuluh November, yang mendukungnya.

Selain itu, Jusuf Kalla juga mendatangi Pondok Pesantren Ahlus Shofa Wal Wafa di Simoketawang, Sidoarjo, Jawa Timur. Sekitar 200 orang memadati acara dukungan Fatayat (organisasi perempuan muda) dan guru ngaji kepada pasangan Jokowi-JK.

Mereka berharap pasangan capres lebih memperhatikan kesejahteraan guru mengaji. Jusuf Kalla direncakanan melanjutkan kampanye ke Kupang, Nusa Tenggara Timur. (Sun)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya