Jadi Moderator Debat Capres, Ahmad Erani Sempat Gugup

Ahmad Erani Yustika membantah kabar yang beredar bahwa dirinya pernah menjadi tim sukses Jusuf Kalla di 2009.

oleh Fiki AriyantiDiterbitkan 15 Juni 2014, 23:59 WIB
Ahmad Erani Yustika (prasetya.ub.ac.id)

Liputan6.com, Jakarta - Ahmad Erani Yustika terpilih menjadi moderator dalam Debat Capres Jilid II bertema Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial. Meskipun sudah sering tampil di depan publik, bukan jaminan bahwa Guru Besar Universitas Brawijaya Malang ini tak gugup saat membawakan acara penting itu.

Hal ini diakui Erani usai acara Debat Capres Jilid II di Gran Melia Hotel, Kuningan, Jakarta Pusat. Dia mengaku, ini merupakan pengalaman yang tak bisa dilupakannya.

"Banyak hal-hal tak terduga yang saya alami ketika jadi moderator. Gugup iya, tapi tidak sampai lama karena saya sudah bisa merasakan atmosfernya," ucap dia, Minggu (15/6/2014).

Rasa khawatir, tambah Erani sempat berkecamuk di hati. Namun dia baru merasakan ketenangan ketika debat menjelang akhir.

"Saya berusaha fokus dan nggak mikirin yang lain. Walaupun sebenarnya beban sekali karena di hadapan media, ditonton masyarakat seluruh Indonesia," terangnya.

Di sisi lain, kata Erani, dirinya tak menyangka bila dipilih langsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dia juga membantah kabar yang beredar bahwa dirinya pernah menjadi tim sukses Jusuf Kalla di 2009.

"Ketemu pak JK saja nggak pernah. Apalagi saya PNS, pasti berpikir berkali-kali untuk menerima tawaran jadi tim sukses. Jadi ini sebatas isu saja," ujarnya tanpa bersedia menanggapi soal visi misi kedua capres.

Erani berharap agar moderator dapat mempunyai peran lebih dalam Debat Capres, misalnya memperdalam pertanyaan bukan hanya mengajukan. "Jadi biar debat lebih hidup sebagai umpan bagi kandidat untuk menjawab lebih dalam," tandas dia. (Fik/Gdn)

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya