Liputan6.com, Jakarta Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas mengaku, partainya sampai kini masih menyatakan netral dalam Pemilu Presiden (Pilrpes) 9 Juli mendatang. Namun, bukan tak mungkin Demokrat akan berlabuh ke pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa.
Hal itu bisa disiratkan oleh Ibas usai pemaparan visi-misi Prabowo-Hatta. Menurut Ibas, partainya tidak akan membiarkan kader dan simpatisan Demokrat untuk golput.
"Kami tidak bisa membiarkan mereka golput," ujar Ibas di Puri Ratna, Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (1/6/2014).
Indikasi Demokrat merapat ke Prabowo-Hatta juga tersirat dari pernyataan Ibas lain pada kesempatan yang sama. Yakni, ketika dia menyatakan mendapat pin Prabowo-Hatta. Pin berbentuk bulat dengan gambar Prabowo-Hatta berlatar belakang warna merah putih itu dikenakan Ibas pada jaket kebesaran Demokrat di dada sebelah kiri.
"Saya bersyukur dan terima kasih kepada Prabowo-Hatta karena hari ini saya mendapat kenang-kenangan berharga, Pin. Ini akan saya pakai dan Insya Allah akan saya pakai terus," ujar Ibas yang merupakan menantu Hatta ini.
Indikasi Demokrat akan bergabung mendukung Prabowo-Hatta juga terlihat dalam pidato penutupan Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hassan.
Pada kesempatan itu, Syarief memberi satu indikasi bahwa partainya akan berlabuh ke Prabowo-Hatta. Sebab Syarief mengatakan, visi-misi Prabowo-Hatta memiliki kesamaan dengan Demokrat dan Pemerintahan SBY.
"Perlu saya sampaikan, saya ingin mulai sekarang sosialisasikan kepada seluruh kader dan simpatisan Partai Demokrat bahwa visi-misi capres-cawapres Prabowo-Hatta adalah segaris dengan visi-misi Partai Demokrat," ujarnya,
Akan tetapi, bukan berarti hal ini menjadi satu keputusan Demokrat untuk melabuhkan arah politiknya ke Prabowo-Hatta. Menurut Syarief, hasil pemaparan visi-misi Prabowo-Hatta ini akan dilaporkan lebih dulu ke SBY selaku Ketua Umum Partai Demokrat.
"Selaku Ketua Harian Partai Demokrat, hasil dari pada dialog antara Partai Demokrat yang merupakan representasi rakyat, saya akan laporkan pada Ketua Umum," ujar Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop dan UKM) ini.
Advertisement