Liputan6.com, Sucre: Hal tidak lazim dilakukan klub profesional Bolivia, Sport Boys Warnes mengontrak Sang Presiden, Eva Morales sebagai pemain menatap kompetisi musim depan 2014-15.
Presiden 54 tahun itu dikenal penggila sepakbola. Kesibukan sebagai Kepala Negara ternyata tidak menghalangi kegemaran mengolah si kulit bundar. Sejak menjabat Presiden 8 tahun silam, Eva kerap bertanding di pertandingan persahabatan melawan jurnalis dan diplomat.
Advertisement
Ketua Umum Sport Boys, Mario Cronenbold mengungkapkan, kontrak Eva telah rampung Jumat 16 Mei lalu. Selama memperkuat Sport Boys, orang nomor satu itu akan menerima gaji sebesar US$213 setara Rp2,5 juta. Eva menjadi pemain dengan bayaran terendah di dunia. Karena kesibukannya sebagai pemimpin negara, Eva hanya bermain selama 20 menit. Itupun disesuaikan dengan jadwal kerja sehari-hari sebagai Presiden.
Dengan nada bercanda, Cronenbold meyakinkan, Eva tidak turun satu lapangan dengan Presiden Uruguay, Jose Mujica yang telah berusia 78 tahun.
"Kami mengontrak seseorang pemain yang memiliki performa sangat baik dan gemar sepakbola," ujar Cronenbold mengungkap alasan di balik keputusan merekrut pemain "tidak lazim" itu sebagaimana dikutip dari BBC News.
Seorang politisi lokal dari partai Sosialis Bolivia, Edwin Tupa mengatakan, bermain di klub seperti impian menjadi nyata bagi Eva."Dia cukup fit menghadapi setiap pertandingan," kata Tupa.
Pada 2007, dia bermain di ketinggan 1000 meter di atas permukaan laut. Inisiatif itu dilakukan sebagai bentuk protes karena Bolivia terancam tidak bisa menggelar pertandingan internasional karena stadion di negara itu terletak di atas ketinggian rata-rata.