Jokowi Hanya Silaturahmi Politik, Tidak Cari Cawapres

Menurut pengamat politik UGM Ari Sujito, kedatangan Jokowi ke sejumlah partai bukanlah mencari cawapres.

oleh Yanuar HDiterbitkan 13 April 2014, 02:28 WIB
Sabtu (05/04/14) Jokowi tampak bersemangat melambaikan tangan ke arah warga Papua di Pasar Yotefa

Liputan6.com, Yogyakarta - Safari politik yang dilakukan capres dari PDIP Joko Widodo (Jokowi) ke sejumlah partai tidak mencari sosok cawapres. Menurut pengamat politik UGM Ari Sujito, kedatangan Jokowi ke sejumlah partai bukanlah mencari cawapres.

Ari menyebut gerakan Jokowi itu hanya untuk membangun komunikasi politik saja. Langkah ini dinilai hanya untuk menjajaki pembangunan koalisi. Sementara mencari dan memilih cawapres dinilainya belum akan dilakukan Jokowi.

"Capres Jokowi ini sedang menjajaki pembangunan koalisi tidak mencari cawapresnya siapa. Tidak langsung ke sana. Ini membangun komunikasi politik saja. Cawapres belum," kata Ari kepada Liputan6.com di Yogyakarta, Sabtu (12/04/2014).

Menurut Ari koalisi yang dibangun PDIP melalui Jokowi ini akan dilakukan ke sejumlah partai. Dia menyebut beberapa partai yang akan mempunyai peluang berkoalisi dengan PDIP adalah Nasdem dan PKB.

Menurutnya, PKB mempunyai kemiripan dalam bentuk gerakan grasroad. "Sepertinya peluangnya PDIP itu kepada Nasdem dan PKB. PDIP dan PDIP itu punya kemiripan di kadernya. Gerakan bawah mereka sama," jelas Ari.

Sementara itu Gerindra dinilai akan melihat pergerakan politik nanti. Gerindra masih akan melihat komitmen partai lain terlebih dahulu sebelum bergabung dengan partai itu. Sementara Demokrat akan berkoalisi dengan PAN.

"Gerindra belum tentu mau. Ia akan melihat dulu komitment partai yang akan berkoalisi. Sementara Demokrat itu akan berkoalisi dengan PAN," kata Ari.

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya