Liputan6.com, Yogyakarta - 1 Nyawa melayang dalam kampanye parpol yang digelar hari ini di Jalan Ngadisuryan, Yogyakarta. Sandi, simpatisan PDIP itu, meregang nyawa saat berkonvoi.
"Iya, Sandi, Mas, namanya. Umur 20 tahun, warga Panembahan, Yogyakarta," kata Wendi, tetangga korban kepada Liputan6.com di Yogyakarta, Kamis (3/4/2014).
"Katanya karena bacok-bacokan. Tapi nggak tahu dengan massa PDIP atau lainnya. Ini lagi mau ke sana."
Jenazah Sandi dikabarkan kini berada di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, Yogyakarta. "Iya ada satu korban meninggal, di IGD sekarang," ujar petugas PKU Muhammadiyah.
Sementara itu Kapolresta Yogyakarta AKBP R Slamet Santosa mengatakan, Sandi meninggal dunia karena kecelakaan di Plengkung Gading, Yogyakarta. Dia membantah pemuda itu tewas dalam adu senjata.
"Siapa bilang bacok-bacokan. Dia kecelakaan, lagi dalam pendalaman. Yang jelas dia meninggal karena kecelakaan. Karena nggak pakai helm," pungkas Slamet. (Yus Ariyanto)
Advertisement