Liputan6.com, Surabaya - Suara melengking Ayu Ting Ting membius sekitar 3.000 kader dan simpatisan partai Hanura. Tak terkecuali capres dan cawapres partai ini, Wiranto dan Harry Tanoe. Keduanya ikut larut bergoyang dangdut.
Seperti ditayangkan Liputan 6 Malam SCTV, Rabu (26/3/2014), goyang dangdut juga menjadi andalan bagi Partai Demokrat. Para simpatisan asyik berjoget mengikuti lantunan artis dangdut Iis Dahlia. Di sela-sela menyanyi, Iis tak lupa mengingatkan agar para simpatisan mencoblos partainya.
Lain lagi yang dilakukan capres Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Rhoma Irama. Raja dangdut itu sengaja mencampurkan orasi politik tentunya dengan musik dangdut yang memang khas dirinya.
Dangdut memang jadi senjata pamungkas hampir setiap partai. Tak heran, artis dangdut naik pamor di musim kampanye ini. Banyak artis dangdut lokal mengaku jadi lebih terkenal sejak disewa partai.
Tapi benarkah dangdut efektif menarik simpati partai? Jangan-jangan, alih-alih menjaring suara partai ternyata justru si artis dangdut nya yang jadi lebih terkenal dan bukan partainya. (Rochmanuddin)
Baca juga:
Musim Kampanye, Trio Singa Pasang Tarif Rp 30 Juta
Advertisement
Raffi Ahmad dan Luna Maya Hibur Massa Gerindra di GBK
Saat Dangdutan Kampanye Partai Ganggu Ujian Murid SD