Nafkah Rp100 Juta untuk Nia Daniati, Hakim Tunda Putusan

Sidang cerai Farhat Abbas dan Nia Daniati masih alat di bagian harta. Salah satunya soal nafkah Rp100 juta per bulan yang diminta Nia.

oleh Julian EdwardDiterbitkan 19 Maret 2014, 13:20 WIB
Sidang cerai Nia Daniati dan Farhat Abbas hingga kini masih berjalan. Nia berharap semuanya bisa cepat selesai.

Liputan6.com, Jakarta Sidang perceraian Nia Daniati dan Farhat Abbas kembali digelar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu (19/3/2014). Dalam sidang lanjutan yang beragendakan tanggapan Farhat atas gugatan cerai Nia tersebut, majelis hakim akhirnya menunda beberapa poin penting. Salah satunya soal besaran nafkah Rp100 juta perbulan yang diminta Nia bila nanti resmi bercerai.

"Kalau untuk masalah cerai nggak ada permasalahan, sekarang hanya gono-goni dan uang nafkah. Kami hanya minta ketegasan Farhat yang menyatakan Rp100 Juta per bulan," tegas kuasa hukum Nia, Rahim Hasibuan usai sidang.

Seperti diketahui, Nia tak asal mematok angka Rp100 juta. Besaran itu justru berasal dari surat pernyataan cerai yang ditandatangani Farhat di atas materai pada 2006 lalu. Untuk itu, Nia meminta bentuk pertanggungjawaban Farhat secara nyata.

Sebelumnya, kuasa hukum Farhat, Miftaahul Jannah, sudah mengatakan bahwa Farhat hanya mampu membayar Rp7 juta per bulan saja.

"Kami minta Farhat konsisten dan bertanggungjawab. Apa yang dibuat harus dipertanggungjawabkan, itu ditulis tangan dan bermaterai. Itu pernyataan Farhat sendiri yang menyatakan Rp100 juta per bulan," lanjut Rahim.

Tarik ulur soal besaran angka nafkah bulanan ini membuat hakim tak mau gegabah untuk memutuskan. Hakim pun akan mengumumkannya pada sidang putusan akhir nanti.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya