Liputan6.com, Bekasi: Ambisi skuat Juku Eja PSM Makassar, mencuri tiga poin di kandang Persiba Balikpapan sirna. Tim tertua di Indonesia ini takluk dengan skor tipis 0-1 di stadion Persiba Balikpapan pada laga lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) Sabtu, (15/3/2014).
Kekalahan tersebut menambah rekor buruk tim Juku Eja, pasalnya hingga laga ketujuh, PSM sudah menerima empat kekalahan, dua imbang dan hanya sekali menikmati kemenangan dari Persiba Bantul dengan skor 4-0.
PSM kini harus rela berada di posisi sembilan kelasemen sementara ISL wilayah timur. Gol kemenangan tim beruan Madu, julukan Persiba Balikpapan, diciptakan oleh Fernando Soler, striker asal Argentina tersebut, berhasil mengeluarkan sepakan keras dari luar kotak pinalti di menit ke 20.
Gol tersebut bertahan hingga turun minum, bahkan dibabak kedua permainan PSM tidak banyak beruba. Kekalahan ini, menjadi catatan penting untuk Pasukan Ramang untuk membenahi skuadnya.
Dilaga selanjutnya, Pasukan Ramang bakal menjalani tur maut ke Papua bulan depan menghadapi Perseru Serui (15/4) dan Persipura Jayapura (19/4) dan menjamu Persebaya Surabaya di geloran Bung Tomo (2/5) mendatang.
Meski bermain maksimal dengan sejumlah peluang, di menit ke 20 Soler berhasil mengelabui benteng pertahanan skuad Juku Eja. Soler yang mendapat ruang kosong mampu menceploskan bola dengan sepakannya, dan memperdayai I Ngurah Komang Arya.
Rudy Keltjes yang menerapkan formasi 4-3-3, Ponaryo Astaman dan kawan-kawan belum bisa membongkar pertahanan Persiba Balikpapan. Padahal di lini depan Rudy mengandalkan Mario Costas sebagai striker target man, Michael William Baird winger kiri dan Abdul Rahman di posisi kanan.
Rudy mengatakan, permainan anak asuhnya tidak seperti yang diharapkan. Dimana Rudy mengharapkan pemainnya bermain keras khas Makassar.
"Ciri permainan khas Makassar hilang, tidak ada tekanan berarti. Ini tidak seperti biasanya," katanya.
Selain itu, Rudy juga menyesalkan kondisi lapangan yang buruk hingga membuat strategi tidak berjalan dengan baik. "Kami akan lakukan evaluasi lagi, masih banyak yang harus dibenahi," terang pelatih berambut putih ini.
Jaya Hartono, pelatih Persiba Balikpapan mengaku puas dengan hasil yang diraih timnya. Bahkan dirinya meyakini jika tekanan anak asuhnya bisa melebihi satu gol. "Kita bersyukur karena sudah amankan tiga poin meski hanya satu gol," kata dia.
Advertisement