Berita kurang menyenangkan bagi Manchester United. Manajer Sir Alex Ferguson dijatuhi hukuman skorsing atau tidak diperkenankan menemani anak asuhnya bertanding dari pinggir lapangan oleh PSSI-nya Inggris, FA. Hukuman itu diberikan terkait protes kerasnya kepada wasit Mark Clattenburg ketika MU takluk 0-1 dari Bolton Wanderers, 24 November.
Beruntung bagi MU dan Ferguson karena hukuman itu berlaku mulai 28 Desember. Berarti, manajer gaek asal Skotlandia itu tetap bisa memberi komando buat pasukannya saat Ryan Giggs dkk bertandang ke markas Liverpool—Anfield, Minggu, 16 Desember.
Selain hukuman skorsing, Ferguson juga diganjar denda sebesar 5 ribu pound atau Rp 94,5 juta. Dengan demikian, Ferguson harus puas melihat The Red Devils berlaga dari tribun penonton untuk partai tandang ke West Ham United, Sabtu 29 Desember dan malam Tahun Baru di Old Trafford saat menjamu Birmingham City.
Clattenburg mengusir Ferguson daripinggir lapangan ketika MU bertandang ke Reebok Stadium (Baca: Ferguson Diusir, Berbuntut Tuntutan). Pengusiran diambil Clattenburg setelah manajer tersukses di Liga Premier dalam dua dekade itu memprotes keras keputusan-keputusannya. Di antaranya adalah pelanggaran keras yang beberapa kali dilakukan Kevin Davies terhadap bek kirinya, Patrice Evra.
Tidak hanya di dalam lapangan, setelah pertandingan Ferguson juga menggugat ‘korps baju hitam’. “Pada musim panas lalu Keith Hackett (Ketua Wasit Inggris) mengutuk tekel dari belakang. Ia (Hackett) telah berjanji kepada semua manajer tekel seperti itu akan diganjar dengan kartu merah,” serapah Ferguson yang menganggap mutu wasit Inggris telah jauh menurun, seperti dikutip BBC.
Beruntung bagi MU dan Ferguson karena hukuman itu berlaku mulai 28 Desember. Berarti, manajer gaek asal Skotlandia itu tetap bisa memberi komando buat pasukannya saat Ryan Giggs dkk bertandang ke markas Liverpool—Anfield, Minggu, 16 Desember.
Selain hukuman skorsing, Ferguson juga diganjar denda sebesar 5 ribu pound atau Rp 94,5 juta. Dengan demikian, Ferguson harus puas melihat The Red Devils berlaga dari tribun penonton untuk partai tandang ke West Ham United, Sabtu 29 Desember dan malam Tahun Baru di Old Trafford saat menjamu Birmingham City.
Clattenburg mengusir Ferguson daripinggir lapangan ketika MU bertandang ke Reebok Stadium (Baca: Ferguson Diusir, Berbuntut Tuntutan). Pengusiran diambil Clattenburg setelah manajer tersukses di Liga Premier dalam dua dekade itu memprotes keras keputusan-keputusannya. Di antaranya adalah pelanggaran keras yang beberapa kali dilakukan Kevin Davies terhadap bek kirinya, Patrice Evra.
Tidak hanya di dalam lapangan, setelah pertandingan Ferguson juga menggugat ‘korps baju hitam’. “Pada musim panas lalu Keith Hackett (Ketua Wasit Inggris) mengutuk tekel dari belakang. Ia (Hackett) telah berjanji kepada semua manajer tekel seperti itu akan diganjar dengan kartu merah,” serapah Ferguson yang menganggap mutu wasit Inggris telah jauh menurun, seperti dikutip BBC.