Liputan6.com, Magetan: Masyarakat Kabupaten Magetan, Jawa Timur, digegerkan oleh beredarnya video porno yang dilakukan oleh pelajar, Rabu (28/1). Tayangan berdurasi tidak lebih dari satu menit itu memperlihatkan adegan sepasang kekasih yang telah melakukan perbuatan di luar batas moral.
Pemeran adegan menghebohkan yang dibuat dan beredar luas melalui telepon seluler itu diduga dilakukan T (15), warga Dusun Nglorok, Kelurahan Kraton, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan. Dia adalah salah satu siswi kelas IX SMPN 1 Maospati. Sedangkan pacarnya adalah siswa salah satu SMU di Magetan yang belum diketahui identitasnya.
Sementara itu, Kepala SMPN I Maospati, Nurkijat Adi Pramono mengaku pihaknya merasa kaget bahwa salah satu siswa-nya melakukan hal terlarang yang melanggar norma agama tersebut. Ia menambahkan, adanya praktik semacam itu merupakan buah dari gaya hidup bebas yang meracuni generasi muda, terutama pelajar.
Untuk mengantisipasi peredaran video porno di kalangan siswanya, pihak sekolah merazia siswa-siswi mulai dari kelas VII hingga kelas IX SMPN 1 Maospati. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan tersebut tidak ditemukan satu pun video maupun gambar yang berbau pornografi.(IAN/ANTARA)
Pemeran adegan menghebohkan yang dibuat dan beredar luas melalui telepon seluler itu diduga dilakukan T (15), warga Dusun Nglorok, Kelurahan Kraton, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan. Dia adalah salah satu siswi kelas IX SMPN 1 Maospati. Sedangkan pacarnya adalah siswa salah satu SMU di Magetan yang belum diketahui identitasnya.
Sementara itu, Kepala SMPN I Maospati, Nurkijat Adi Pramono mengaku pihaknya merasa kaget bahwa salah satu siswa-nya melakukan hal terlarang yang melanggar norma agama tersebut. Ia menambahkan, adanya praktik semacam itu merupakan buah dari gaya hidup bebas yang meracuni generasi muda, terutama pelajar.
Untuk mengantisipasi peredaran video porno di kalangan siswanya, pihak sekolah merazia siswa-siswi mulai dari kelas VII hingga kelas IX SMPN 1 Maospati. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan tersebut tidak ditemukan satu pun video maupun gambar yang berbau pornografi.(IAN/ANTARA)